Tidak Kuat Nanjak, Kopaja Hantam Truk Kontainer di JLS Cilegon

Bagian depan truk kontainer ringsek setelah tertabrak bus Kopaja 95 trayek Bokor-Taman Anggrek yang sedang berwisata dengan tujuan Anyar, Minggu (24/6).

CILEGON – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Jalan Lingkar Selatan (JLS) kembali terjadi. Kali ini kecelakaan terjadi di tanjakan JLS, Lingkungan Lebak Kelapa, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.

Kecelakaan terjadi pada Minggu (24/6) sekira pukul 09.45 WIB. Kecelakaan melibatkan satu bus Kopaja 95 dengan trayek Bokor-Taman Anggrek bernopol B 7607 VZ dengan penumpang sekitar 20 orang dan truk kontainer merk Hino dengan nopol B 9247 UEM.

Informasi yang dihimpun, bus Kopaja yang dikendarai Ujang melaju dari arah PCI menuju Ciwandan. Namun, ketika melintasi tanjakan di Lebak Kelapa, bus tak kuat melintasi jalan menanjak. Lantaran tak kuat, bus pun melaju mundur dan menabrak truk kontainer yang posisinya tidak jauh dari posisi bus.

Dengan kejadian itu, bagian depan truk pun ringsek dan kaca bagian depan truk pecah. Beruntung sopir truk selamat. Begitu juga penumpang yang berada di dalam bus juga selamat.

Sopir truk kontainer Mujihad mengatakan, terjadinya kecelakaan itu diakibatkan bus Kopaja yang melintas di jalan yang menanjak. Padahal, bus tidak kuat untuk menanjak. “Karena tidak kuat, akhirnya bus pun berjalan mundur dan menabrak truk yang saya bawa,” katanya kepada wartawan.

Meski demikian, Mujihad mengaku beruntung, dalam kecelakaan tersebut dirinya selamat. “Alhamdulillah selamat. Dan untungnya, di dalam truk ini tidak ada kenek saya. Kalau ada kenek saya, mungkin akan mengalami hal buruk dikarenakan bisa terjepit. Sebab, hantaman yang diakibatkan bus begitu kencang,” terang Mujihad.

Salah satu saksi mata Rudi Hartono menuturkan, para penumpang bus semuanya selamat. “Alhamdulillah semuanya selamat. Cuma ada dua korban luka ringan. Tapi, yang penting tidak ada korban jiwa,” tutur Rudi.

Dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Cilegon AKP Fikry Ardiansyah membenarkan kejadian itu. “Yang rusak bukan cuma truk kontainer saja. Tapi, bagian belakang bus juga sama sedikit ringsek. Sedangkan, yang mengalami luka ringan ada dua orang, yaitu Maryudi dan Muslim,” terang Fikry.

Kata Fikry, Maryudi mengalami luka di bibirnya. Sementara, Muslim mengalami luka lecet di siku kiri. “Tidak ada korban yang dibawa ke rumah sakit. Korban hanya dibawa ke puskesmas yang tak jauh dari lokasi kecelakaan, yaitu Puskesmas Ciwandan. Atas insiden ini, kerugian yang dialami sekitar Rp5 juta,” tandasnya. (Umam/RBG)