Tidak Lagi Jadi Barang Bukti, Kapal IK Merdeka Jadi Rebutan

0
1954

CILEGON – Kapal survei IK Merdeka menjadi rebutan sejumlah pihak. Kapal berbendera Malaysia itu sebelumnya menjadi barang bukti persoalan dugaan pelanggaran pelayaran dan pemotongan kapal.

Setelah kasus tersebut inkrah di Pengadilan Negeri Jakarta, kapal yang kini berada di perairan Banten tersebut pun diserahkan kembali ke JAS Marine Ltd.

Namun, usai dikembalikan kepada pemilik kapal, saat ini sejumlah pihak merebutkan kapal tersebut untuk kepentingan masing-masing.

Kuasa Hukum Nahkoda Kapal IK Merdeka Irwan, Dedi Sembowo, menjelaskan, sebagai nahkoda kapal, kliennya menjadi sala satu pihak yang masuk dalam dakwaan perkara tersebut.

Namun, pengadilan menyatakan Irwan tidak terbukti terlibat dalam perkara, dan dinyatakan bebas.

Namun, ia menyayangkan, ada pihak yang ingin menahan kapal tersebut dengan alasan kapal tersebut masih menjadi barang bukti terdakwa lainnya, yaitu Jonathan Chandra dan Togu Hamonganan.

“Dalam kesempatan ini kami menegaskan bahwa saya untuk IKA Merdeka saat ini sudah kembali pada pemilik yang sah berdasarkan putusan dari sodara Jonathan Chandra pada tingkat pertama, yaitu putusan perkara Nomor 1426 PN Jakarta Utara, adapun mengenai banding saudara Jonathan Chandra di Pengadilan Tinggi DKI itu tidak menyentuh terhadap pengembalian barang bukti tetapi hanya terhadap penghukuman dimana sebelumnya jaksa penuntut umum meminta kepada hakim dalam perkara 1426 untuk dikembalikan pada pemilik yang sah, dalam putusan hakim itu dalam perkara 1426 hakim telah memutuskan kapal IKA Merdeka dikembalikan kepada pemilik yang sah,” ujar Dedi, Selasa (13/4)

Dedi mengatakan, putusan perkara Irwan selaku nakhoda kapal sudah inkrah. Hakim menyatakan Irwan tak bersalah tapi jaksa mengajukan kasasi namun tetap ditolak. Dedi melakukan banding atas hukuman Jonathan Chandra yang divonis 2 tahun penjara.

“Pada intinya saya akan menerangkan bahwa putusan perkara kapten Irwan telah inkrah, telah selesai dengan ditolaknya kasasi jaksa. Putusan Jonathan Chandra yang kena dua tahun (penjara) banding hanya terhadap hukuman Jonathan Chanda, bukan terhadap barant buktinya,” kata dia.

Karena itu, ia berharap tidak ada lagi pihak yang menghalangi pemilik kapal untuk melakukan apapun terhadap kapal tersebut karena saat ini sudah bukan lagi sebagai barang bukti. (Bayu Mulyana)