SERANG – Partai Bulan Bintang (PBB) ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia secara nasional tidak memenuhi syarat maju menjadi peserta pemilu 2019 mendatang. PBB di semua daerah secara otomatis tidak bisa ikut pemilu legislatif meskipun di daerah telah dinyatakan memenuhi syarat.

“Kalau dari pusat tidak lolos, otomatis semua nggak ikut pemilu yang di daerah,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB Kota Serang Khaerruzzaman Aeng saat ditemui di kantornya, Ciceri, Kota Serang, Senin (19/2).

Ia bersama kader akan merapatkan barisan. PBB Pusat masih berkoordinasi dengan Bawaslu dam Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) untuk melakukan gugatan secara pidana. Hal ini, disinyalir, KPU melakukan konspirasi sehingga menyebabkan PBB tidak lolos.

Manokwari Selatan dinyatakan tidak memenuhi syarat, namun setelah dikonfirmasi oleh PBB, ternyata dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU Papua Barat dan telah mencapai 75 persen. “Kami juga terheran-heran keputusan tersebut jadi tidak memenuhi syarat. Oleh karena itu pak Yusril (Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra-red) jam empat sore tadi melakukan gugatan ke Bawaslu. Kami tetap optimis, PBB akan lolos. PBB ini sudah dirugikan dalam pengundian nomor urut yang sudah ada,” paparnya.

Menurutnya, Manokrawi Selatan itu daerah pegunungan yang menyebabkan terlambatnya undangan kepada DPC setempat. Sekitar tanggal 06 Januari dilakukan sampling keanggotaan. Kata dia, kader PBB datang tanggal 09 Januari. “Kami mengakui keterlambatan ini. Hal itu sudah dinyatakan memenuhi syarat (MS) kan,” tuturnya.

Dengan adanya masalah di lini pusat, DPC PBB Kota Serang tetap eksis dan konsisten terhadap aturan partai. Ia tidak masalah, partainya tidak bisa ikut pemilu 2019 bila pada keputusan akhir PBB tetap dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Daerah-daerah tetap melakukan koordinasi agar tetap menjaga konsistensi perkembangan PBB. Saya yakin kader tetap eksis sesuai dengan tugasnya,” tandasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).