Tiga Anggota All Star Tersangka

0
2249
Tiga anggota geng motor All Star berdiri di belakang bendera lambang All Star di Mapolres Serang Kota, Senin (19/4).

SERANG – Tiga anggota geng motor All Star ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim Polres Serang Kota.  Ketiganya dituduh telah membacok anggota geng motor Barisan Ogah Mundur (BOM), Senin (19/4) lalu.

Insiden itu terjadi saat dua geng motor tersebut terlibat bentrok di  Jalan Raya Banten Lama, perbatasan Kecamatan Kasemen, Kota Serang dan Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

“Remaja yang terlibat tawuran berasal dari kelompok All Star, yang anggotanya warga Kecamatan Kasemen, dan kelompok kedua dari BOM anggotanya dari Kecamatan Kramatwatu,” kata Kapolres Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yunus Hadith Pranoto kepada Banten Raya (Radarbantengroup), Rabu (21/4).

Bentrokan itu menyebabkan satu anggota geng motor BOM terluka. Usai bentrok, polisi mengamankan 11 anggota All Star. Dua celurit dan golok sisir diamankan dari tangan pelaku.

“Dari 11 orang yang ditangkap, baru tiga yang di tetapkan sebagai tersangka, yakni IS (17), AI (18), dan AJ (22). Hasil pemeriksaan sementara, ketiganya terbukti melakukan pembacokan terhadap kelompok BOM,” jelasnya.

Ketiga pelaku disangka melanggar Pasal 170 KUH Pidana jo Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

“Jika masyarakat melihat sekelompok pemuda membawa sajam, bisa melaporkan ke polisi,” tegasnya.

Sementara AI, mengaku celurit itu digunakan untuk melindungi diri, dari kelompok geng motor lainnya. “Untuk jaga-jaga sama menyerang orang,” katanya.

IS, pelaku lainnya, mengaku ikut membacok korban menggunakan golok sisir. Selain IS, AI dan AJ juga ikut membacok korban menggunakan celurit.

“Ada 20-an orang yang ikut. Saya cuma diajak sama temen. Ada dua orang yang saya lihat ikut ngebacok,” akunya. (rbnn/nda)