Tiga Bandar Sabu Tewas Ditembak

0
834 views
Polisi menunjukkan barang bukti sabu-sabu dari tiga pelaku yang ditembak mati di Gading Serpong, Kamis (30/1).

TANGERANG – Anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menembak mati tiga bandar sabu-sabu seberat 288 kilogram di Perumahan Cluster Symphonia Serpong, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Pelaku dihujani peluru panas setelah melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan senjata api saat petugas menghentikan kendaraan yang membawa barang haram tersebut.

Pengungkapan kasus narkoba itu dipimpin Diresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Herry Heriawan dengan modus memasukkan ke dalam mobil boks bernomor polisi B-9004-PHX. Nilai sabu-sabu mencapai Rp864 miliar.

“Awalnya polisi menerima informasi adanya jaringan sabu yang melintasi Tol Merak menuju Jakarta menggunakan mobil boks. Kemudian, anggota Opsnal Subdit II dan III Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya menyisir di Tol KM 23 Tol Jakarta-Merak di kawasan Lippo Karawaci, Kota Tangerang,” papar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Kamis (30/1).

Polisi telah mengawasi kendaraan boks dan mengejar, serta menghentikan kendaraan berkecepatan tinggi tersebut. Namun, para pelaku tetap melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi hingga dilakukan penangkapan di tempat kejadian.

“Kami  telah memantau jaringan internasional itu sejak sebulan lalu hingga barang haram itu masuk ke Jakarta,” jelasnya.

Terkait dengan langkah tindakan tegas yang dilakukan anggota, menurut Yusri, terpaksa dilakukan setelah ada perlawanan dari pelaku. “Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur setelah pelaku melakukan perlawanan dengan menembak petugas,” terangnya.

Selanjutnya, petugas membawa ketiga pelaku berinisial GUN, AM, dan IA ke Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta Timur guna proses autopsi dan penyidikan lebih lanjut. Dikatakan Yusri, ketiga tersangka narkoba itu termasuk jaringan internasional yang akan mengedarkan narkoba di Jakarta.

Sementara, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, pengungkapan kasus itu berkat  informasi masyarakat mengenai pengiriman narkoba dari Pelabuhan Merak menggunakan mobil boks. “Tim jajaran Subdit 2 dan 3 Ditresnarkoba melakukan penyisiran dan patroli di seluruh tol dan berhasil menemukan kendaraan yang sesuai dengan informasi di Tol KM 23 Lippo Karawaci. Sempat dilakukan pemberhentian, tapi para pelaku terus melajukan kendaraannya dengan kencang,” terang Kapolda.

Sampai akhirnya, sambungnya, terjadi aksi kejar-kejaran. Anggota memutuskan melakukan pemberhentian paksa di kawasan Gading Serpong, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Saat hendak dibekuk, kawanan tersebut melakukan perlawanan dengan menembak ke arah petugas.

“Akhirnya, terjadi baku tembak. Anggota melakukan tindakan tegas terukur. Dua pelaku tewas di tempat dan satu pelaku sempat dilarikan ke RS Kramatjati, tetapi di perjalanan tewas,” jelasnya.

Nana menyatakan, setelah dilakukan penggeledahan terhadap mobil boks ditemukan  288 kilogram sabu-sabu yang disimpan dalam kotak Tupperware.    

“Narkoba tersimpan di dalam 20 karung putih dengan total 288 kilogram. Satu kotak Tupperware diperkirakan seberat satu kilogram. Jika dirupiahkan Rp864 miliar. Jaringan pelaku berasal dari Iran dilihat dari cap yang tertera di wadah penyimpanan sabu,” tukasnya. (you-fin/alt/ira)