Tiga Daerah di Banten Masuk Kategori Kota Layak Anak

SERANG – Tiga kabupaten/kota di Banten masuk penilaian kota layak anak tahun 2017. Ketiga kota tersebut yakni, Kota Serang, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Banten Siti Ma’ani Nina mengatakan, ketiga kota tersebut dinilai telah memenuhi 5 cluster dalam penilaian kota layaka anak.

“Untuk menentukan kota layak anak dihitung berdasarkan skor dengan batas minimal 500 poin, dan itu dapat terlihat dari jawaban. Sudah ada 3 yang memenuhi, Kota Serang 566,65  poin, Kota Tangerang 516.35 poin, dan Kabupaten Tangerang 501,6  poin, dengan kata lain ketiga kota tersbut sudah diferivikasi,” kata Nina saat membuka seminar percepatan kota layak anak di Hotel Mahadria, Kota Serang, Kamis (6/5).

Dijelaskan Nina, untuk kabupaten/kota yang belum diharapkan segera memenuhi 5 cluster. Meski begitu, dalam memenuhi lima hal itu, diperlukan kerjasama antara satu organisasi perangakat daerah (OPD) yang satu dengan yang lain.

“Misalkan melalui dinas informatika, nanti diinformasikan apakah ada trotoar layak anak, dinsos apakah ada rumah singgah untuk anak, dinas pendidikan apakah ada beasiswa untuk anak. Semuanya itu nanti diinput dalam database, untuk diberikan penilaian,” jelasnya.

Menurutnya, pihaknya saat ini tengah mendorong Kabupaten Pandeglang sebagai kabupaten layak anak.

“Saya melihat Bupati Pandeglang Ibu Irna sangat konsen terhdap anak. Kita juga terus memfasilitasi melalui bantuan keuangan ke P2TP2A Pandeglang, kita akan terus genjot karena informasinya kabupaten Pandeglang mendapat penilaian nol sebagai kabupaten layak anak,” ujarnya.

“Kalau tahu begitu nanti Bu Irna akan tanya kenapa, ko bisa? Maka dari itu kita terus mendorong mereka,” sambungnya.

Lebih lanjut, Nina mengatakan, pihaknya masih menunggu kabupaten/kota yang belum melakukan input data. “Jika kota/kabupaten sudah layak anak secara otomatis kita akan memiliki status sebagai provinsi layak anak. Maka akan aman bagi semua umur apalagi terkait perlindungan anak,” katanya.

Ia juga berkeyakinan kabupaten/kota di Banten mempunyai komitmen yang sama dalam mewujudkan kota/kabupaten layak anak.

Pada kesempatan yang sama, Kabid PPA pada DP3AKKB Banten Erminiwati menegaskan, acara tersebut untuk mendorong kabupaten/kota menjadi layak anak.

“Semua kabupaten/kota sudah berniat untuk kota layak anak. Tapi terkendala minimnya informasi.  Dan untuk saat ini sudah ada 3 kabupaten/kota yang layak anak dan masuk penilaian tahun 2017, sebelumnya Kota Tangsel sudah mendapat predikat kota layak anak,” katanya. (Bayu Mulyana / coffeandchococake@gmail.com)