Tiga Kajari di Banten Diganti

Mantan Kajari Lebak Hany Wanike Pasaburi saat menandatangani dokumen serah terima jabatan (sertijab) di aula Kejati Banten, Selasa (21/1).

SERANG – Kejaksaan Agung (Kejagung) memutasi tiga kepala kejaksaan negari (kajari) di Banten. Yakni, Kajari Lebak, Kajari Tangsel, dan Kajari Kabupaten Tangerang.

Kajari Tangerang Zulbahri Bahtiar digantikan Bahrudin yang sebelumnya Menjabat Asisten Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat. Kajari Tangsel Bima Suprayoga diganti Nur Elina Sari, sebelumnya Menjabat Kajari Jembrana. Kajari Lebak Hany Wanike Pasaburi digantikan Edy Winarko, sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon.

Kasi Penkum Kejati Banten Holil Hadi mengatakan serah terima jabatan terhadap jabatan tiga kajari tersebut berlangsung di Aula Kejati Banten, Selasa (21/1). Upacara serahterima tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Banten Jacob Hendrik Pattipeilohy. “Pelaksanaan serahterima jabatan tiga kajari tersebut berlangsung di Kejati Banten Selasa kemarin,” ujar Holil dikonfirmasi Radar Banten, Rabu (22/1).

Holil mengatakan mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi. Selain itu, dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja. ”Mutasi tersebut merupakan hal biasa dalam tubuh adhyaksa,” kata Holil.

Kata Holil, Jacob Hendrik Pattipeilohy berpesan agar menerapkan nilai kejujuran, keberanian, integritas, profesionalisme dan kearifan bertindak sebagai pegangan. “Sehingga nanti dapat memenuhi rasa keadilan mengayomi dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” tutur Holil.

Mantan Kajari Kabupaten Tangerang Zulbahri Bahtiar mengaku dipercaya sebagai Kepala bagian penyusunan progam, laporan dan penilaian pada Sekretariat Jaksa Agung Muda (JAM) Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI. “Saya ditugaskan di Kejagung di bagian Tipidsus (tindak pidana khusus-red),” tutur Zulbahri. (mg05/nda/ags)