Tiga Kendaraan Terlibat Tabrakan di JLS Cilegon

Mobil nopol A 1886 FH ringsek setelah terlibat kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Selasa (28/8).

CILEGON – Tiga kendaraan terlibat kecelakaan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon kilometer 2, tepatnya di Lingkungan Cigodag, Desa Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Selasa (28/8). Akibat kecelakaan tersebut, satu kendaraan berjenis Nissan Grand Livina ringsek berat dan pengemudinya mengalami luka-luka.

Informasi yang dihimpun, kendaraan truk milik PT Bangun Beton dengan nomor polisi (nopol) A 8984 Y melaju dari arah Pondok Cilegon Indah (PCI) menuju arah Ciwandan. Sesampainya di kilometer 2, ada kendaraan Toyota Kijang Innova yang sedang memutar arah, truk yang berada di lajur kanan tiba-tiba merangsek ke lajur kiri. Di saat yang bersamaan ada minibus jenis Nisaan Grand Livina dengan nopol A 1886 FH.

Tabrakan tak terhindarkan, truk berwarna putih itu menyeruduk Nissan Grand Livina warna putih yang kemudian truk menabrak Toyota Kijang Innova yang sedang memutar arah. Nissan Grand Livina yang dikendarai seorang wanita juga terhenti dengan menabrak pohon di tepi jalan. Sementara, Toyota Kijang Innova memilih melarikan diri.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.30 WIB. Meski tidak ada korban jiwa, pengemudi Nissan Grand Livina yang diketahui bernama Indri (38) warga Serdang Metropolis, Kecamatan Kramatwatu, mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit. Sementara, pengemudi truk berhasil diamankan oleh warga sebelum polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Warga Cigodag, Robani (40) mengatakan, kecelakaan di JLS kilometer 2 sudah sering terjadi. Lagi-lagi, kecelakaan melibatkan truk. Lalu lintas di sekitar kilometer 2 cukup padat, tetapi banyak truk yang melaju dengan kecepatan tinggi. “Kami minta polisi untuk menindak truk-truk yang melintas kelebihan muatan dan dengan kecepatan tinggi,” pintanya.

Kata Robani, warga juga sudah sering mengingatkan kepada para pengemudi truk untuk tidak melaju dengan kecepatan tinggi. Namun, masih saja tidak dihiraukan. “Warga sudah kesal dengan truk-truk yang ugal-ugalan tapi tidak pernah ditindak oleh aparat,” tandasnya.

Kepala Unit Laka Lantas Polres Serang Kota Ipda Ade Komarudin mengatakan, kecelakaan saat ini sudah ditangani oleh pihaknya. “Kami tetap mengimbau kepada para pengemudi agar berhati-hati saat berkendara di jalan yang padat lalu lintas,” pintanya. (BRP/RBG)