Tiga Napi Selundupkan Ganja

0
814 views

SERANG – Penyelundupan 100 kilogram (kg) ganja di Pondok Aren, Kota Tangerang, digagalkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten, Selasa (28/1). Tiga orang narapidana (napi) asal Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Jawa Barat dituding menjadi otak penyelundupan tersebut.

Tiga napi tersebut adalah TI (36), AN (29), dan AZ (37). Nama ketiga napi itu muncul usai petugas BNNP Banten menciduk FB (32) dan SY (32) di kantor salah satu kargo di Pondok Aren, Selasa (28/1). Dua warga asal Karawang, Jawa Barat itu telah diperintahkan untuk mengambil paket ganja asal Aceh tersebut. “Kedua tersangka ini mengaku mendapat perintah dari AZ, AN, dan TI dari dalam lapas,” kata Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Tantan Sulistyana di kantor BNNP Banten, Selasa (4/2).

Enam karung ganja itu dipesan oleh AZ dari balik jeruji besi. Daun ganja itu rencananya akan diedarkan di wilayah Jawa Barat. “Pengakuannya akan dijual lagi di daerah Jawa Barat,” kata Tantan.

Untuk mengelabui petugas, karung berisi ganja itu ditumpuk dengan manisan pala. Tetapi, upaya itu diketahui petugas. “Enam karung tersebut dibongkar dan ditemukan 100 bal ganja,” kata mantan Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung itu.

Petugas BNNP Banten telah meminta tiga napi tersebut dipindahkan ke Lapas Klas II A Serang. Pemindahan itu agar memudahkan proses penyidikan. “Kami sudah berkoordinasi dengan Ditjen Pemasyarakatan Kemenkum HAM untuk memindahkan pelaku ke Lapas Serang. Mereka kami bawa ke sini untuk mempermudah proses pemeriksaan,” jelas pria kelahiran Sumedang, Jawa Barat itu.

Lima tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 111 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Untuk ancaman hukumannya, yaitu hukuman mati sampai penjara seumur hidup,” kata Tantan. (mg05/nda/ira)