Tiga Oknum Guru Mesum Diadili

SERANG – Didi Apriatna, Ohan Munir, dan Asep Setiawan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Rabu (2/10). Ketiganya didakwa telah menyetubuhi tiga muridnya sendiri.

Pantauan Radar Banten, ketiga terdakwa menjalani sidang tertutup di ruang sidang Chandra. Sidang ketiganya berlangsung sekira pukul 15.30 WIB. Sekira pukul 16.00 WIB, persidangan ketiganya selesai digelar. Ketiganya kemudian dibawa keluar ruang sidang oleh pengawal Kejari Serang.

Usai persidangan, kuasa hukum ketiga terdakwa Sri Murtini enggan berkomentar. Dia berkilah belum dapat mengomentari persidangan yang dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai Heri Kristijanto. “Nanti saja pas sudah mau vonis,” kilahnya.

Sementara, jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Serang Irma Sandra juga enggan berkomentar. “Saya tidak ada komentar ya,” singkat Irma.

Diketahui, Ohan adalah guru honorer pada mata pelajaran seni budaya, sedangkan Didi merupakan guru ilmu pengetahuan sosial (IPS) yang berstatus aparatur sipil negara (ASN), dan Asep pegawai honorer pada bagian kesiswaan sekolah.

Ketiganya dijerat dengan dakwaan berlapis. Yakni Pasal 81 ayat (3) dan Pasal 82 ayat (2) UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ketiganya telah menyetubuhi tiga siswi berinisial DO, DL, dan LA. Ketiga korban mengaku telah disetubuhi beberapa kali dengan modus dipacari oleh ketiga gurunya pada kurun 2018 hingga awal 2019.

Lokasi persetubuhan diketahui berada di lingkungan sekolah, kebun, dan rumah korban. Akibat hubungan seksual tersebut, salah satu korban, DO positif hamil. Orangtua korban yang tidak terima melaporkan ketiga oknum guru tersebut ke Mapolres Serang. (mg05/nda/ags)