Tiga Rumah Sakit di Tangsel Turun Kelas

Suasana Rumah Sakit Umum Tangsel di Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Jumat (19/7).

SERPONG – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merekomendasikan ratusan rumah sakit (RS) turun kelas. Baik RS swasta maupun pemerintah. Totalnya ada 615 rumah sakit. Untuk Tangsel sendiri ada tiga rumah sakit. Ketiganya yakni Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel, RS Ibu dan Anak Vittalaya, dan RS Insan Permata.

Ketiga rumah sakit itu sebelumnya bertipe C. Namun, dari hasil rekomendasi review Kemenkes statusnya turun menjadi tipe D. Nasib serupa juga dialami RS Insan Permata. Sedangkan, RS Vittalaya dari C menjadi C minus.

Penurunan kelas tersebut sesuai dengan surat rekomendasi Kemenkes RI tentang hasil review rumah sakit dengan nomor HK.04.01/I/2963/2019. Surat rekomendasi itu dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Surat yang ditujukan kepada seluruh Gubernur, Bupati, Walikota, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kabupaten/Kota se-Indonesia dikeluarkan 15 Juli 2019 lalu.

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Bambang Wibowo menyatakan, review bertujuan sebagai bentuk monitoring dan evaluasi menteri dalam rangka kesesuaian klasifikasi rumah sakit.

Sementara itu, Dewan Pengawas RSU Tangsel Teddy Meiyadi mengaku belum paham bisa terjadinya penurunan kelas RSU Tangsel oleh Kemenkes. ”Saya masih pelajari dulu,” jelasnya.

Ia menjelaskan, memang ada aturan dan ketentuan tentang tipe rumah sakit dan operasionalnya. Seperti luas bangunan, jumlah kamar, rawat inap, poli, alat kesehatan, dokter, perawat dan lainnya. ”Mungkin Kemenkes menyesuaikan aturan tipenya dengan ketersediaan yang ada di RSU Tangsel,” sebutnya.

”Bagi saya tipe apapun, utamanya RSU bisa melayani warga Tangsel yang sakit, tertangani dan sembuh,” tandasnya. (you/asp/sub)