Tiga Wisatawan Terseret Ombak Pantai Sawarna

LEBAK – Tiga orang wisatawan asal Cengkareng, Jakarta Barat, terseret ombak Pantai Sawarna, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Minggu (19/1) sekira pukul 17.00 WIB. Hingga pukul 17.45 WIB, satu orang wisatawan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, empat orang wisatawan, yaitu Widi Syaputra (18), Aip (28), Dahlan Budiansyah (28), dan Fikri Haikal (28) tiba di Sawarna pada Sabtu (18/1) sekira pukul 12.00 WIB. Mereka langsung mendirikan tenda di pesisir untuk bermalam. Pada Sabtu sekira pukul 14.15 WIB, keempatnya bermain di pantai dengan wisatawan yang lain. Tidak lama kemudian, Fikri Haikal terseret ombak hingga ke tengah. Dahlan Budiansah dan Widi berniat menolong Fikri. Tetapi, keduanya ikut terseret ke tengah.

Aip berhasil menyelamatkan diri, sedangkan Fikri dan Dahlan hilang. Pukul 17.45 WIB, jasad Fikri Haikal terkena mata pancing masyarakat dalan kondisi tidak bernyawa dan langsung dievakuasi ke darat.

Ketua Balawista Lebak Erwin Komara Sukma mengatakan, kecelakaan laut di Pantai Sawarna itu sudah dilaporkan kepada Polsek Bayah dan Basarnas Banten. Di lapangan, Balawista bersama masyarakat terus melakukan upaya pencarian terhadap Dahlan yang masih hilang. Namun, proses pencarian terhambat karena kondisi di pesisir sudah gelap.

“Upaya terus kami lakukan untuk mencari wisatawan yang masih hilang. Harapannya, dapat segera ditemukan sehingga keluarga dan rekan-rekannya segera mendapatkan kepastian mengenai keberadaan Dahlan,” ungkapnya.

Mantan anggota DPRD Lebak itu mengimbau kepada wisatawan yang berkunjung ke Pantai Sawarna untuk memperhatikan peringatan dari petugas yang bersiaga di pantai. Tujuannya agar keselamatan wisatawan ketika berwisata dapat terjamin sehingga kecelakaan laut dapat dicegah.

“Saya selalu tekankan kepada wisatawan di Sawarna untuk tidak terlalu berenang ke tengah karena ombak di Sawarna lumayan tinggi,” imbuhnya. (Mastur)