Tim Aeromodelling Banten Berbagi Santunan

Aeromodelling

SERANG – Tim pemusatan pelatihan daerah (pelatda) PON aeromodelling Banten tidak hanya fokus menjalani program latihan selama puasa. Tim asuhan Achmad Iswadi juga mengisi Ramadan dengan berbagi pada sesama. Itu terlihat ketika Achmad Teguh Tamami cs menggelar buka bersama (bukber) dengan mendatangi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Baitul Quran yang bernaung di bawah Yayasan Al-Aqso, Pegadingan, Kramatwatu, Kabupaten Serang, Minggu (12/6).

Mi’roj cs terlihat berbaur dengan 130 anak asuh/santri dan 20 pengajar di Yayasan Al-Aqso pimpinan Ustad Arifin. Setelah berbuka, acara dilanjutkan dengan doa bersama dan pembagian sembilan bahan pokok (sembako) serta pemberian santunan.

Manajer Aeromodelling PON Banten Budi Santoso mengatakan, kegiatan bukber ini merupakan bentuk kebersamaan tim aeromodelling dengan masyarakat dan merupakan ajang silaturahim. “Kami mengajak buka bersama dan memberikan sembako serta sedikit berbagi rezeki. Kami ingin mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan positif. Tidak hanya latihan saja, tapi berbagi dengan sesama,” kata Budi kepada Radar Banten, Minggu (12/6) sore.

Budi menambahkan, tidak hanya bertujuan berbagi, tetapi manajemen aeromodelling ingin menanamkan kepada atlet rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. “Atlet harus mengenal kehidupan sosial dan mau berbagi. Kesempataan ini juga kami meminta doa kepada santri agar diberi kesuksesan prestasi di PON XIX Jawa Barat, September 2016,” imbuhnya.

Sementara itu, Pelatih Aeromodelling PON Banten Achmad Iswadi menyatakan, pada sisa pelaksanaan pelatda yang tinggal tiga bulan, tim aeromodelling Banten hanya fokus mematangkan penguasaan teknik. Tetapi tetap harus diselingi dengan pembinaan fisik. “Program pelatda tetap berjalan seperti biasa selama Ramadan. Kami telah menyusun program latihan selama Ramadan dengan melibatkan SC (pelatih fisik KONI Banten), kami lebih banyak menggolah teknik. Ini untuk menyiasati atlet yang tengah menjalani ibadah puasa. Tapi tetap ada hari-hari tertentu untuk latihan fisik, hanya saja sifatnya menjaga stamina dan kebugaran agar fisik atlet setelah Lebaran tetap stabil,” ucapnya.

Untuk target di PON nanti, ia optimistis kategori putra mampu mempersembahkan medali emas bagi kontingen Banten. “Ada lima nomor yang dipertandingkan pada kategori putra, yakni Out Hand Launched Glide (OHLG), F3J (terbang layang kendali radio), F2D (tempur udara kendali tali), F1H (terbang bebas kendali tarik pesawat kecil), F1A (terbang bebas kendali tarik pesawat besar). Insya Allah bisa (tiga emas) nanti. Kalau kategori putri hanya memperbutkan dua keping medali dari kelas OHLG dan dwi lomba (gabungan kelas F1A dan F1H). Kami akan berjuang semaksimal mungkin demi Banten Cemerlang di PON nanti,” pungkas Iswadi. (Andre AP/Radar Banten)