Tim Banten Bangkit Berjaya di Kejurnas INKAI

Banten Bangkit
Tim Bangkit Pengprov Forki Banten foto bersama di depan GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah.

SERANG – Tim karate Banten Bangkit (Bangkit) Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Banten sukses berjaya di kejuaraan nasional (kejurnas) Institute Karate-Do Indonesia (INKAI) 2016 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, 5-7 Februari. Tim Bangkit bertengger di posisi keenam terbaik se-Indonesia dengan torehan tiga keping medali emas, tiga keping medali perak, dan sepuluh keping medali perunggu.

Tiga keping medali emas diraih Lula kelas kumite -25 kilogram putri usia dini (Kabupaten Tangerang), Raka Nandar Azis kelas kumite +50 kilogram putra pemula (Kota Serang), dan Dimas Kumara kumite kelas -75 kilogram putra U-21 (Kota Tangerang). Sementara tiga keping medali perak masing-masing disumbang kelas kumite beregu putra kadet junior, Syafa Aura kumite -40 kilogram putri pemula (Kota Tangerang), dan Lula kata perorangan putri usia dini (Kabupaten Tangerang).

Sedangkan 10 keping medali perunggu dipersembahkan, Billy Bilmona kumite +70 kilogram putra kadet (Kota Serang), Osama Mikyo kumite -63 kilogram putra kadet (Kota Serang), Vitto kumite -40 kilogram putra pemula (Kota Tangerang), Bagas Azis kumite -45 kilogram pemula putra (Kota Tangerang), Putra Yeremia kumite +35 kilogram putra pra-pemula (Kota Serang), Achid Avrizal Yahya kumite -50 kilogram putra pemula (Kota Serang), Doni kumite -61 kilogram U-21 (Kabupaten Tangerang), Niken Kartika kumite +68 kilogram putri U-21 (Kota Tangerang), kata beregu putra pra-pemula, dan kata beregu putri pemula.

Manajer Tim Bangkit Forki Banten, Joe Manaloe mengaku bangga akan hasil tersebut. “Bagi kami prestasi tersebut sangat luar biasa. Target awal kami jauh terlampaui. Di kejurnas tahun lalu kami berada di posisi ketujuh dengan hanya meraih sekeping medali emas, tujuh perak, dan sembilan perunggu. Pelan-pelan tapi pasti, peraih medali perak tahun lalu bisa mempersembahkan medali emas sekarang. Bahkan kami sukses memperbaiki peringkat nasional dan yang paling membanggakan mampu mengalahkan tim Sumatera Utara, yang notabene selalu di atas posisi tim Banten di setiap kejurnas,” kata Joe kepada Radar Banten, Senin (8/2/2016).

Joe menambahkan, seharusnya tim Banten bisa memboyong minimal lima keping medali emas. Akan tetapi banyak hal nonteknis yang terjadi. Terutama ketika menghadapi karateka tuan rumah (Jawa Tengah). “Tuan rumah selalu mencari kesempatan sehingga kami banyak dirugikan. Kumite beregu kami sangat kuat, tapi faktor lain mengganggu Billy Bilmona cs untuk meraih medali emas. Tapi kami tetap bangga dan bersyukur bisa meraih hasil melampaui target awal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelatih Karate Banten Sihang Gusti menyatakan, banyak hal yang didapat anak asuhnya pada kejurnas kali ini. “Tim Bangkit kan baru terbentuk dan hasil ini sangat bagus. Sebagai awal pembinaan jangka panjang, hasil kejurnas ini hanya akan menjadi bahan evaluasi dalam pembinaan. Yang jelas anak-anak sudah mendapatkan pengalaman baru dan menambah jam terbang,” ucapnya. (RB/dre/air/ags)