Tim Cricket Banten Optimistis Rebut Tiket PON

SERANG – Tim putra dan putri cricket Banten telah siap berlaga pada ajang Pra PON 2019. Sebanyak 28 atlet cabang olahraga (cabor) cricket ini optimistis dapat berebut tiket PON Papua 2020.

Sesuai rencana, Pra PON cabor cricket berlangsung di Lapangan Buperta Cibubur, Jakarta Timur, sejak Jumat (25/10) hingga Senin (4/10). Technical meeting pertandingan dimulai Sabtu (26/10).

“Untuk atlet kita berangkat dua tim. Atlet putra 14 orang, putri 14 orang. Kemudian pelatih, asisten pelatih, dan ofisial. Seluruhnya 35 orang yang akan berangkat ke Pra PON 2019 itu,” kata Manager tim Pra PON Cricket Banten, Idma Eka Putra, Selasa (22/10).

Idma berharap Ketua Umum (Ketum) KONI Banten Rumiah Kartoredjo dapat melepas keberangkatan tim cricket Pra PON Banten. Pelepasan akan dilakukan dari Sekretariat KONI Banten.

Idma mengklaim atlet yang mewakili Banten merupakan atlet pilihan hasil seleksi di Kejurda Cricket Banten 2019. “Persiapan atlet sudah hampir 100 persen. Kebanyakan atlet yang berangkat dari Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Pandeglang. Peluang kita cukup besar untuk lolos tiga besar,” jelas Idma.

Peluang lolos itu, sambung Idma, diprediksi dari hasil Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Cricket 2019. Dimana tim putra Banten meraih medali perak atau juara kedua. Kemudian tim putri Banten merebut medali perunggu atau juara ketiga. “Jadi untuk di Pra PON 2019, kita akan lebih mewaspadai kekuatan atlet asal Bali yang juara pertama di Kejurnas. Kemudian juga atlet DKI Jakarta peraih juara ketiga Kejurnas,” ungkap Idma.

Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo berharap atlet Banten mempersembahkan hasil terbaik. Minimal lolos tiga besar sebagai syarat mutlak untuk berangkat ke PON Papua 2020.

“Pra PON sangat penting. Karena kita tidak mungkin ke PON 2020 kalau tidak lolos saat Pra PON 2019. Jadi fokus utama tahun ini untuk meloloskan atlet sebanyak-sebanyaknya dari Pra PON 2019,” kata Rumiah. (rbs/nda/ags)