Tim Forensik Temukan Luka di Tubuh Mayat yang Ditemukan di Tol Tangerang-Merak

0
128

SERANG – Mayat pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di semak-semak pinggir jalan Tol Tangerang – Merak KM 69, Lingkingan Bogeg, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Selasa (21/11) sore, diduga oleh tim forensik mengalami kekerasan.

“Karena ada luka berarti ada kekerasan,” kata Dokter Forensik RSUD dr Drajat Prawiranegara Baety Adhayati usai memeriksa mayat tanpa identitas di ruang mayat, Selasa (21/11).

Meskipun demikian, pihaknya belum mengetahui secara pasti  penyebab kematian karena masih menunggu proses identifikasi. Saat ini, tim telah melakukan proses identifikasi awal.

“Luka-luka pada tubuh juga ada. Sementara kami belum bisa memberikan informasi secara detail untuk disampaikan,” ujarnya.

Dokter berkacamata ini mengatakan berdasarkan identifikasi gigi, usia mayat diperkirakan 25 hingga 35 tahun. Mayat tanpa identitas itu diperkirakan sudah meninggal lebih dari satu hari.

“Ciri-ciri khusus (mayat) ada tahi lalat di dahi kanan, kemudian ada sedikit cekungan di daerah dahi juga kulitnya cekung,” ungkapnya.

Hingga saat ini, tim forensik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Identitas mayat, belum diketahui secara jelas.

Sebelumnya diberitakan, pria tanpa identitas ditemukan tergeletak di semak-semak pinggir jalan Tol Tangerang – Merak KM 69, Lingkingan Bogeg, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Selasa (21/11) sore, dalam kondisi tak bernyawa.

“Kondisi mayat sudah membusuk. Dari pemeriksaan ada bekas luka pada bagian pelipis, kaki kanan patah dan punggung telapak tangan kiri,” ungkap Kapolsek Cipocok Jaya, Kompol Ucu Syaefullah saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (21/11).

Mayat pertama kali ditemukan oleh Amung, Hardono dan Heri, tiga petugas bagian pemeliharaan ASTRA Infra Toll Road. Kata dia, sebelum mayat ditemukan oleh tiga petugas perusahaan operator jalan tol ini sedang memeriksa bagian tanah longsor.

“Mereka, selanjutnya melaporkan ke kami,” ujar Kapolsek.

Tim reskrim yang tiba di lokasi kejadian, segera melakukan identifikasi. Mayat tidak ditemukan identitas pada tubuh korban. Proses penyelidikan berikutnya, mayat pria ini dilarikan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara. Kata Kapolsek, mayat yang mengenakan kaos hitam dan bercelena pendek abu-abu memiliki ciri-ciri rambut lurus pendek, berkumis, tinggi sekitar 160 cm dan diperkirakan berusia 45 tahun. 

“Sebab kematian masih dalam penyelidikan. Diduga mayat korban sudah lebih dari sehari tergeletak di lokasi,” tukasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul@gmail.com)