Tim Jawara Polres Cilegon Bergerak, 14 Terduga Preman Diamankan

0
1.111 views
Pemeriksaan warga yang diduga bakal menimbulkan keresahan di masyarakat.

CILEGON – Tim Jawara (Jaga Warga) yang dibentuk oleh Polres Cilegon untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, seperti pencopetan, gendam, pencurian, jambret, dan hipnotis pada arus mudik dan balik Lebaran bergerak dan menyasar di Terminal Terpadu Merak dan Terminal Seruni, Kota Cilegon, Senin (12/6).

Operasi Cipta Kondisi yang masih dalam rangka menjelang Operasi Ramadniya Kalimaya 2017 ini menerjunkan sebanyak 25 personel gabungan yang terhimpun dari Sat Sabhara, Sat Intelkam, Sat Reskrim, dan Sat Binmas Polres Cilegon.

“Sasaran kita pada Operasi Cipta Kondisi ini adalah premanisme serta tindak pidana lainnya. Ini kita lakukan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Cilegon,” ujar Kapolres Cilegon AKBP Raden Romdhon Natakusuma.

Peningkatan kemanan tersebut, sambung Romdhon, menyikapi perintah langsung dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat Kapolri mengunjungi Pelabuhan PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak pada Minggu lalu.

“Kegiatan cipta kondisi dengan sasaran premanisme dan senjata tajam menjelang operasi kemanusian Operasi Ramadniya 2017 di wilayah hukum Polres Cilegon. Operasi ini dilakukan secara serentak sejak tanggal 10 sampai dengan 18 Juni 2017,” katanya.

Dalam operasi tersebut, Romdhon menyebutkan, sebanyak 14 orang yang diduga preman diamankan ke markas guna dilakukan pemeriksaan. “Kegiatan berlangsung dengan situasi aman dan kondusif. 14 orang yang kita amankan itu dari Terminal Seruni dan Terminal Merak,” pungkasnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)