Tim Juri Memotivasi Warga

MANCAK – Kedatangan tim juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2019 memacu semangat warga membenahi kampungnya. Ungkapan itu dilontarkan warga RW 02, Kampung Baru, Desa Balekencana, Kecamatan Mancak, dan warga RW 03, Kampung Cipanasgirang, Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka.

Di RW 02, Kampung Baru, tim 1 juri LKBA Kabupaten Serang 2019 mendapat sambutan jalan lingkungan yang semarak. Lukisan bermacam binatang menghiasi jalan di kampung itu.

Pos ronda di kampung itu telah dicat warna biru langit. Jadwal ronda malam terpampang di dinding pos ronda. Dari pantauan tim juri, Kampung Baru juga belum dilengkapi tempat pembuangan sampah sementara. “Di sini (Kampung Baru-red), persiapannya baru 40 persen,” kata anggota tim 1 Anton Susilo kepada Radar Banten, Kamis (7/11).

Oleh karena itu, Anton memberikan saran dan masukan kepada warga dan pengurus lingkungan agar segera membenahi kampungnya. “Masih ada waktu satu bulan lagi. Harus lebih baik dari sekarang,” katanya.

Arkani, warga Kampung Baru, mengaku tidak kecewa dengan penilaian sementara dari pengamatan juri. Ia bahkan menyatakan hal itu justru semakin memotivasi warga untuk gotong royong membenahi kampung. “Minggu depan, kita mulai gotong royong lagi,” tegasnya.

Senada disampaikan Mufid, warga RW 03, Kampung Cipanasgirang. Setelah mendapat saran dari tim 9 soal kriteria penilaian LKBA, ia mengatakan, akan menggerakkan warga untuk bergotong royong. Sehingga, Cipanasgirang bisa menjadi lingkungan yang bersih dan aman. Kampung itu bisa dilengkapi tempat pembuangan sampah sementara, ada tempat sampah dan tanaman hias atau bunga di rumah-rumah warganya, sarana pos ronda menjadi lebih lengkap, dan memiliki kelompok sadar hukum serta kelompok sadar lingkungan.

“Di sini, memang belum semua warga punya jamban. Baru 80 persen yang sudah punya jamban,” ungkap Mufid. (mg06-don/ira)