Tim Pengelola Sampah Terasdawet, Agenda Pemdes Terasbendung

LEBAKWANGI – Penanganan sampah rumah tangga di RW 07, Kampung Terasdawet, menjadi perhatian Pemerintah Desa (Pemdes) Terasbendung, Kecamatan Lebakwangi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pengelola sampah bakal dibentuk. Pemerintah desa berharap, tim ini bisa menangani sampah di Terasdawet. Sehingga, kampung ini mampu berkompetisi dengan kampung lain di Kabupaten Serang pada Lomba Kampung Bersih dan Aman 2019.

Sampah di Terasdawet, diakui Sekretaris Desa Terasbendung Sahadah, belum tertangani. Sebenarnya, Pemerintah Desa Terasbendung disebutkan telah menyediakan tempat penampungan sampah sementara. Namun, karena tidak ada yang mengelola, sampah di tempat penampungan sementara di perkampungan ini dibiarkan menumpuk. Bau busuk sampah pun muncul.  “Makanya, nanti kita bentuk tim pengelola sampah,” tegas Sahadah pada Kamis (10/10) lalu.    

Tahap awal, tim pengelola sampah yang akan dibentuk Pemerintah Desa Terasbendung hanya beranggotakan dua orang. Tim ini ditugaskan khusus untuk mengangkut sampah rumah tangga di Terasdawet. “Lokasi pembuangan (sampah-red)-nya belum ditentukan. Harus rapat dulu bersama warga,” ujar Sahadah.

Dua orang tersebut, jelas Sahadah, nantinya juga bertugas memilah sampah organik dan nonorganik. Rencana pemerintah desa, sampah-sampah plastik akan dijual kepada pengepul sampah. Hasilnya, akan digunakan untuk kepentingan warga Terasdawet.

Program pengelolaan sampah ini, kata Sahadah, secara resmi akan dilaksanakan Pemerintah Desa Terasbendung tahun 2020. “Sekarang, permulaan. Kita, swadaya warga dulu,” jelasnya.

Sahadah yakin, warga Terasdawet mau mengelola sampah secara swadaya. Sebab, warga kampung ini dinilai kompak saat bergotong royong membersihkan lingkungan mereka. Kegiatan warga ini rutin dilakukan satu bulan sekali.

Keamanan Terasdawet, lanjut Sahadah, juga cukup terjamin. Ronda malam di kampung ini berjalan efektif. Warga melaksanakannya sesuai jadwal.

“Semoga (Lomba Kampung Bersih dan Aman-red) bisa mengajarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan dan keamanan lingkungan,” harapnya.

Sementara, Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Terasbendung Dedi Supriyadi mengaku telah mengagendakan gotong royong warga Terasdawet. Warga tak hanya diajak membersihkan lingkungan. Warga juga didorong menanam bunga agar perkampungannya indah dan asri. “Kita bakal berusaha semaksimal mungkin untuk lingkungan Kampung Terasdawet,” tegas Dedi.

Aminudin, warga Terasdawet, mendukung rencana pembentukan tim pengelola sampah tersebut. “Harusnya sih ada peran Pemerintah Kabupaten Serang juga dalam pengolahan sampah. Bisa seperti bantuan motor bak pengangkut sampah gitu,” pintanya. (mg06/don/ags)