Pemenang Royale Krakatau Mobile Legends Tournament dan Community Gathering di The Royale Krakatau, Minggu (10/3).

CILEGON – Tiga tim asal Tangerang Raya mendominasi Royale Krakatau Mobile Legends Tournament dan Community Gathering di The Royale Krakatau, Minggu (10/3). Ketiganya berhasil mengalahkan 57 tim yang berasal dari seluruh kabupaten kota di Provinsi Banten.

Juara pertama diraih tim Warfreaks A asal Bintaro Tangsel. Tim yang terdiri atas Arya, Fran, Mubariz, Ruan, dan Riza berhasil menjadi jawara usai mengalahkan sejumlah tim. Sedangkan posisi kedua tim External Ordinary A dan ketiga tim External Ordinary B dari Balaraja, Tangerang.

Juara pertama berhak mendapatkan hadiah Rp1,5 juta, tropi, dan e-sertifikat, juara dua hadiah Rp1 juta, tropi dan e-sertifikat, sedangkan juara ketiga Rp500 ribu, tropi, dan e-sertifikat.

“Untuk next event pasti ada dan kita pengennya eSports di Banten ini semakin berkembang dan tidak menutup kemungkinan atlet eSports asal Banten yg mewakili indonesia d kejuaraan dunia,” kata Wahyu Kreswandi dari Nebula Production kepada Radar Banten melalui sambungan telepon, Selasa (12/3).

Wakil Ketua Panitia Tiurma Meirolina menjelaskan, olahraga elektronik atau eSports akan masuk pada salah satu cabang perlombaan di ajang SEA Games 2019. Karena itu, menurutnya, sudah waktunya ada event yang bisa melahirkan atlet di cabang baru itu.

Ia menjelaskan, 60 tim yang bertanding itu merupakan hasil seleksi dari sekira 200 tim yang mendaftar.

Terlepas akan masuk pada SEA Games 2019, kata Tiur, eSports mampu menjadi pengalih masyarakat dari hal-hal yang sangat berbahaya dan melanggar hukum, misalnya mengonsumsi narkoba, balapan liar, tawuran, dan sebagainya.

“Kaum milenial rentan dengan kegiatan-kegiatan negatif, seperti narkoba atau tawuran. Dibandingkan kumpul-kumpul untuk hal negatif, alangkah baiknya beraktifitas untuk hal yang positif. Salah satunya hangout untuk kegiatan eSports, misalnya turnamen Mobile Legends ini,” ujarnya. (Bayu Mulyana)