Tingkat Kepuasan Peserta JKN Meningkat

0
965 views

CILEGON – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyebut indeks kepuasan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus meningkat.

YLKI mencatat pada tahun 2014, tingkat kepuasan peserta sebesar 75 persen, empat tahun berselang, pada tahun 2018 indeks kepuasan meningkat menjadi 79,7 persen, selanjutnya, di tahun 2019 indeks kepuasan kembali meningkat menjadi 85 persen.

“Peserta PBI paling tinggi tingkat kepuasannya,” ujar Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, dalam kesempatan media workshop BPJS Kesehatan melalui aplikasi Zoom, Jumat (23/10).

Tak hanya pada peserta, indeks kepuasan pun meningkat di tingkat fasilitas kesehatan (faskes). Dimana, di tahun 2014 indeks kepuasan tercatat 65 persen, 2018 75,8 persen, dan 2019 sebesar 80 persen.

Kendati tingkat kepuasan menunjukkan tren positif, YLKI tetap mengingatkan kepada BPJS Kesehatan untuk tetap berupaya memberikan layanan maksimal, terutama pada saat pandemic Covid-19.

Menurut Tulus, di saat pandemic, BPJS Kesehatan harus bisa mendorong faskes untuk memberikan layanan sesuai standar secara konsisten. “Tidak ada alasan menurunkan pelayanan,” ujarnya.

Bahkan, seharusnya standar pelayanan harus lebih meningkat, guna mengantisipasi pandemic Covid-19.

BPJS Kesehatan juga dianggap perlu mendorong faskes untuk mengoptimalkan pelayanan berbasis digital, untuk mengurangi kontak langsung dengan pasien. Melalui layanan berbasis digital itu juga faskes bisa mengoptimalkan pelayanan perventif dan promotif.

“Lebih dari 350 juta pengguna telepon seluler, dan 175 juta masyarakat mengakses internet,” tuturnya. (Bayu Mulyana)