Tingkatkan Budaya Literasi, Walikota Arief Ajukan Raperda Perpustakaan

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah menyalami anggota DPRD Kota Tangerang setelah menyampaikan Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan di DPRD Kota Tangerang, Kamis (6/9). Raperda ini diharapkan dapat mendorong minat budaya baca di Kota Tangerang.

TANGERANG – Walikota Tangerang Arief R Wismansyah akan menggalakkan peningkatan budaya literasi di kota yang dipimpinnya. Kemarin (6/9), Pemkot mengajukan Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan ke DPRD Kota Tangerang.

Arief mengatakan, jumlah keseluruhan perpustakaan di Kota Tangerang ada  85 perpustakaan dan enam kelompok pembagian perpustakaan. “Jumlah itu terdiri dari satu Perpusda, 63 perpustakaan masyarakat, tiga perpustakaan mini, empat perpustakaan keliling, 13 perpustakaan kecamatan, dan satu perpustakaan digital,” katanya kepada Radar Banten di ruangannya sebelum menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Tangerang, Kamis (6/9).

Kata Arief, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) telah menjalin kerja sama dengan Perpustakaan Nasional dalam berbagai program seperti inlist terhadap koleksi buku, data pengunjung dan data keanggotaan. “Kami juga menjalin kerja sama dengan pihak swasta yang salah satunya BI Corner,” ungkapnya.

Arief juga menyebutkan Pemkot Tangerang memiliki perpustakaan berbasis teknologi dan informasi. “Kami telah memiliki perpustakaan digital berbasis android,” ucapnya.

Ia menambahkan, program ayo membaca ke perpustakaan dengan menyiapkan outlet perpustakaan di lokasi yang mudah diakses masyarakat. “DPAD saat ini telah mempunyai outlet perpustakaan berupa mobil keliling atau perpustakaan mini yang ada di taman-taman, masjid, posyandu, dan pesantren,” imbuhnya.

Arief berharap dengan disahkannya Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan akan mendorong meningkatnya minat dan budaya baca masyarakat Kota Tangerang. “Diharapkan ada peningkatan budaya literasi melalui Raperda Perpustakaan,” pungkasnya.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Tangerang Nurhadi mendukung pengajuan Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan lantaran perpustakaan merupakan wahana untuk belajar sepanjang hayat. “Perpustakaan juga menjadi pusat informasi di daerah untuk mengembangkan potensi masyarakat. Perpustakaan juga bisa meningkatkan budaya membaca dan menambah kecerdasan masyarakat Kota Tangerang, ” ungkapnya.

Selain Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan diajukan pula Raperda Perubahan APBD Tahun 2018 dan Raperda Sistem Kesehatan Daerah serta penyampaian pengantar nota keuangan Rancangan APBD 2019. (Alwan/RBG)