Tingkatkan Ekonomi dan Lestarikan Budaya Minang di Banten

0
459

CILEGON- Masyarakat asal Minang di Banten membentuk Gerakan Ekonomi Budaya Minang (Gebu Minang) DPW Banten.

Dengan adanya organisasi masyarakat (Ormas) itu, masyarakat Minang yang ada di Banten diharapkan dapat bersatu dan meningkatkan perekonomian serta terus melestarikan budaya di daerah perantauan.

Wakil Ketua Umum DPP Gebu Minang, Marwan Paris menjelaskan, Gebu Minang dibentuk bukan sebagai ormas politik, tapi gerakan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Minang di daerah rantau.

“Kita mengharapkan di Banten bisa berjalan dengan baik, ketua mudah-mudahan bisa merangkul semua orang minang di Banten,” ujarnya.

Menurutnya peran UMKM bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

Ketua DPW Gebu Minang Banten, Andi D Putra menjelaskan, terbentuknya Gebu Minang di Provinsi Banten ini untuk merangkul semua stakeholders seluruh perantau Minang yang ada di Provinsi Banten.

“Kita harapkan dampaknya nanti bisa berefek pada ekonomi dan kebudayaan untuk masyarakat Minang khususnya dan masyarakat Banten pada umumnya,” ujarnya.

Andi mengatakan, Gebu Minang berorientasi pada ekonomi dan budaya. Menurutnya, perantauan Minang yang ada di berbagai wilayah di Indonesia memiliki orientasi di bidang usaha mikro kecil dan menengah. Kehadiran Gebu Minang diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian Banten.

“Kemudian budaya, kita akan kenalkan budaya Minang di Provinsi Banten dan sebaliknya mengenalkan budaya Banten di Sumatera Barat,” ujarnya.

Anggota Gebu Minang di Banten kurang lebih 1 juta jiwa. Keanggotaan Gebu Minang berasal dari organisasi kekeluargaan dan organisasi lain yang berlatar belakang masyarakat Minang.

“Kalau di Banten itu kurang lebih 1 juta orang, kalau kita ambil rata-rata itu 9 persen populasi di Banten itu adalah orang Minang. Ini dampaknya terhadap perekonomian di Banten ini cukup berpengaruh,” kata dia.

Andi berharap masyarakat Minang di Banten tak terpecah belah oleh berbagai perbedaan. Masyarakat Minang sudah saatnya bersatu untuk mengangkan perekonomian daerah baik daerah asal maupun daerah tempat tinggalnya. (Bayu)