Tingkatkan Kualitas Guru, Puluhan ASN Ikuti Orientasi Program Induksi Guru Pemula

0
861 views
Kepala KCD Dikbud Lebak menyampaikan arahan pada pembukaan pelatihan PIGP di SMAN 2 Rangkasbitung.

LEBAK – Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (KCD Dikbud) Banten Wilayah Lebak komitmen meningkatkan profesionalisme guru yang bertugas di Lebak. Untuk itu, KCD Dikbud menyelenggarakan pelatihan untuk guru pemula sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor: 27 Tahun 2010 Tentang Program Induksi Bagi Guru Pemula.

Kepala KCD Dikbud Banten Wilayah Lebak A Sirojudin Alfarisy mengatakan, PIGP merupakan kegiatan orientasi, pelatihan, pengembangan, dan praktik pemecahan berbagai permasalahan dalam proses pembelajaran. Tujuannya, agar guru pemula beradaptasi dengan iklim kerja dan budaya sekolah serta melaksanakan pekerjaannya sebagai guru profesional.

“Jumlah guru pemula yang mengikuti kegiatan PIGP sebanyak 81 orang dan berasal dari sekolah yang ada di 28 kecamatan,” kata Sirojudin kepada Radar Banten, Senin (13/7).

Dijelaskannya, program induksi dilaksanakan sebagai salah satu syarat pengangkatan dalam jabatan fungsional ASN. Bagi guru pemula yang berstatus bukan ASN, PIGP dilaksanakan sebagai salah satu syarat pengangkatan dalam jabatan guru tetap. Itu artinya, kegiatan ini cukup strategis untuk pengembangan karir guru.

“Sejak 2013, banyak guru yang belum mengikuti pelatihan atau orientasi PIGP. Karena itu, kami berkewajiban melaksanakan amanah Permendiknas Nomor 27 Tahun 2010,” tegasnya.

Dengan kegiatan PIGP, Sirojudin berharap para guru pemula yang bertugas di SMA di Lebak bisa lebih profesional. Mereka ikut mendukung peningkatan kualitas generasi muda di daerah. Sehingga para pelajar di daerah mampu bersaing dengan pelajar dari kabupaten kota lain di Indonesia.

“Saya juga meminta kepada para guru senior dan kepala sekolah untuk terus membimbing guru pemula yang bertugas di Lebak. Karena guru yang berkualitas dan profesional akan menentukan output pendidikan,” jelasnya. (Mastur)