Tinjau Korban Gempa, Tanto Pastikan Korban Dapat Bantuan

0
185 views
Wabup Pandeglang Tanto Warsono Arban (kiri) didampingi Asda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Pandeglang Agus Priyadi Mustika berbincang dengan korban gempa asal Kampung Parakan, Desa Banyumas, Kecamatan Bojong, Senin (5/8). Foto Humas Pemkab Pandeglang For Radar Banten

PANDEGLANG -Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak gempa, seperti ke Kampung Parakan, Desa Banyumas, Kecamatan Bojong, Desa Cikayas, Kecamatan Angsana dan Desa Cibitung, Kecamatan Munjul, Senin (5/8).

Kunjungan itu sengaja dilakukannya, selain memastikan para korban mendapatkan bantuan, juga untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan para korban gempa tersebut.

Menurut Tanto, gempa yang mengguncang wilayah Kabupaten Pandeglang beberapa waktu lalu telah menghancurkan sebanyak 402 rumah warga. Oleh karena itu, kata dia, Pemkab akan sepenuhnya membantu masyarakat yang terdampak bencana tersebut agar bisa kembali beraktivitas.

“Gempa yang mengguncang Pandeglang Jumat (2/8) lalu, berdampak pada kerusakan rumah dengan kategori rusak ringan, sedang, dan rusak berat. Makanya, kita ingin pastikan para korban mendapatkan bantuan,” katanya, Senin (5/8).

Tanto mengaku telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak, agar penanganan pasca gempa dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran. “Penanganan korban gempa bagi rumah warga yang mengalami rusak ringan dilakukan oleh perangkat desa dan kecamatan, sedangkan bagi rumah warga yang masuk kategori rusak sedang dan berat akan diusulkan bantuan rumah layak huni dan tahan gempa kepada Pemerintah Pusat melalui BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), karena anggaran Pemkab Pandeglang terbatas,” katanya.

Tanto berharap Pemerintah Pusat dan Pemprov Banten bisa segera menindaklanjuti usulan bantuan penanganan bencana gempa bumi di Kabupaten Pandeglang itu, agar masyarakat di lokasi bencana merasa tenang dan bisa kembali beraktivitas seperti semula. “Kita sangat berharap apa yang menjadi usulan kita kepada Pemerintah Pusat mengenai bantuan rumah layak huni bagi warga yang terdampak gempa bisa terpenuhi,” katanya.

Asda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Pemkab Pandeglang Agus Priyadi Mustika mengaku, masih melakukan pendataan dan validasi data rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi.

Tindakan itu harus sengaja dilakukan agar mekanisme pemberian bantuan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran, serta tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari. “Setelah selesai kita langsung serahkan. Kita ingin semuanya tidak bermasalah dan berjalan lancar,” katanya.

Sementara itu, Mulyanah (35), warga Desa Cibitung, Kecamatan Munjul berharap pemerintah bisa segera membantu memperbaiki kerusakan rumah miliknya. Soalnya, kata dia, akibat gempa itu, ia dan keluarganya terpaksa mengungsi.

“Sekarang saya bersama keluarga mengungsi di rumah saudara, karena tempat tingga kami hancur saat terjadi gempa. Mudah-mudahan pemerintah bisa membantu memperbaiki rumah yang rusak, biar kami sekeluarga tidak mengungsi terus-terusan,” katanya. (dib/zis)