Toga dan Jenis Sayur Menambah Penghijauan di RT 04 Cigintung

0
737 views

CIPOCOK JAYA – Meningkatkan penghijauan. Kegiatan ini tengah menjadi fokus warga RT 04 RW 05, Lingkungan Cigintung, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya. Yakni, dengan menanam tanaman obat keluarga (toga) dan jenis sayur.

“Bangsa tomat, cabai, terong, kunyit, jahe sudah mulai ditanam oleh warga,” tutur Ketua RT 04 Suryani pada Kamis (4/6).

Beberapa jenis toga dan tanaman sayur itu, menurut Suryani, masih ditanam dan dirawat di halaman rumah warganya. Nantinya, tanaman-tanaman tersebut akan dipindahkan ke lahan yang telah disiapkan untuk ruang terbuka hijau. “Ada satu lokasi yang akan dijadikan ruang terbuka hijau, tapi sekarang masih belum banyak tanamannya,” terangnya.

Penataan lingkungan RT ini, menurut Suryani, sudah dilakukan jauh sebelum Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020 dimulai. Saat itu, diakuinya, warga terfokus pada penghijauan di pinggir jalan utama.

Kini, penghijauan beralih di halaman rumah warga. ”Lingkungan kami dari dulu sudah penataan. Jadi ketika ikut lomba kampung resik lan aman, tinggal merapikan saja,” jelas Suryani.

Kader Posyandu RT 04 Sukriyah mengaku akan terus mengimbau warganya untuk selalu menjaga kebersihan halaman rumah. Minimal, menyapu halaman rumah pada pagi dan sore hari.

“Karena sekarang belum gerak lagi, jadi imbauan ke warga supaya menjaga kebersihan halaman rumah dulu, sambil merawat tanaman yang sudah ada,” ujarnya.

Ketua Pokja Penggerak Warga RT 04 Ajrun Safitri membenarkan jika penghijauan dan perawatannya tengah dilakukan warga di RT-nya. Bermacam tanaman, dari tanaman hias dan bunga, di RT ini tumbuh subur.

“Kami tinggal fokus untuk tanaman toga. Sebenarnya sudah ada, tapi belum subur dan besar. Sekarang masih (ditanam-red) di rumah-rumah warga dulu. Kalau sekarang langsung ditanam di pinggir jalan, tidak ada penanggung jawab untuk memeliharanya,” jelas Ajrun.

“Kami juga akan membuat tempat sampah, karena di lingkungan kami belum ada. Kalau warga sih sudah disiplin dalam membuang sampah, tetapi kan anak-anak atau orang yang cuma sekadar lewat beda cerita. Kami akan siapkan (tempt sampah-red) di pinggir jalan buat mereka,” pungkas Ajrun. (rio/don)