Tokopedia Dapat Kucuran Dana Rp 14 Triliun

Tiga staf marketing Tokopedia berdiri di depan booth saat ajang pameran yang dilakukan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Jumat (18/8).

TOKOPEDIA mengumumkan masuknya investasi baru senilai USD 1,1 miliar atau sekitar Rp14 triliun, belum lama ini. Suntikan dana tersebut dari Alibaba, salah satu raksasa e-commerce asal Cina milik Jack Ma.

Dengan masuknya dana investasi tersebut, babak baru akan dimulai. Dimana investasi ini akan dipimpin oleh Alibaba Group dengan partisipasi dari pemegang saham Tokopedia yang sekarang.

Diharapkan kemitraan dengan Alibaba akan meningkatkan skala dan kualitas pelayanan Tokopedia kepada para penggunanya, termasuk mempermudah para penjual dan para mitra Tokopedia untuk mengembangkan usahanya ke seluruh pelosok nusantara bahkan hingga ke penjuru dunia.

CEO dan Co-Founder Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan, salah satu budaya utama di Tokopedia adalah mempunyai ketulusan untuk berbagi selayaknya seorang guru dan keingintahuan untuk belajar selayaknya seorang murid.

”Kami selalu menganggap bahwa Alibaba merupakan guru dan role model. Hari ini kami menyambut baik Alibaba sebagai salah satu pemegang saham di Tokopedia. Kami percaya kemitraan ini akan mempercepat terwujudnya misi dalam menggerakkan pemerataan ekonomi secara digital,” kata William dalam keterangan persnya belum lama ini.

CEO Alibaba Group Daniel Zhang mengungkapkan, ”Alibaba Group dan Tokopedia memiliki kesamaan visi dalam membantu UMKM dalam kesuksesan usahanya. Dan kami sangat senang dapat bekerja sama bersama Tokopedia untuk melayani seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Daniel.

Tokopedia yang didirikan sejak 2009, telah menjadi salah satu perusahaan platform marketplace terbesar di Indonesia yang memungkinkan jutaan UMKM dan pemegang merek lokal di Indonesia untuk memulai dan mengembangkan usaha mereka secara online hingga ke seluruh penjuru negeri kepulauan terbesar di dunia ini.

Data AppAnnie menunjukkan bahwa Tokopedia merupakan aplikasi jual beli online terdepan di Indonesia, dan situs web yang paling sering dikunjungi Indonesia berdasarkan data dari SimilarWeb. (Net/Ade Maulana/RBG)