SERANG – Puluhan remaja yang mengatasnamakan Aliansi Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) menggelar aksi, menyerukan aksi menutup aurat, dan menolak hari valentin di Jalan Veteran, Kota Serang, Sabtu (14/2/2015). Aksi ini dilakukan untuk mengingatkan pentingnya menggunakan jilbab dan menutup aurat.

Selain menyerukan gerakan menutup aurat, mereka juga mendorong agar setiap 14 Februari dijadikan Hari Jilbab Sedunia. “Kami menuntut pemerintah agar mengeluarkan kebijakan untuk melarang para remaja dan pihak terkait yang merayakan hari valentine,” ujar Hendra kepada wartawan di sela aksi.

Hendra menjelaskan, budaya menutup aurat merupakan tandingan bagi budaya perayaan valentin yang marak dirayakan oleh sebagaian besar generasi muda. “Karena itu budaya barat yang merusak moralitas penerus bangsa ini perlu digalakkan, dan diganti dengan budaya menutup aurat,” tegasnya.

Pantauan di lokasi, selain melakukan orasi tentang budaya menutup aurat, massa aksi juga membagi-bagikan bunga untuk pengendara yang mengenakan jilbab.(Wahyudin)