Tolak Pembongkaran Bangli, Warga Datangi DPRD Cilegon

dprd cilegon

CILEGON – Puluhan warga Lingkungan Cikuasa dan Lingkungan Kramat Raya, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon mendatangi Kantor DPRD Kota Cilegon terkait aksi pembongkaran warung remang-remang dan bangunan liar (bangli) yang telah dilakukan Pemkot Cilegon pada Senin 25 Juli kemarin. Kedatangan para perwakilan warga ini disambut oleh Wakil Ketua I DPRD Cilegon Sihabudin Sibli, Wakil Ketua Komisi I Baihaki Sulaiman, dan anggota DPRD Lainnya.

Sri Astuti (34) warga Cikuasa Pantai Rt 01/02 mengatakan, ia telah mendirikan bangunan yang ditempatinya selama 34 tahun di lokasi tersebut. Ia menyayangkan adanya pembongkaran itu karena dilakukan tanpa memberikan sosialiasi dan pemberitahuan terlebih dahulu.

“Kami minta dilindungi haknya sesuai undang-undang, dan kami menolak keras penggusuran rumah warga itu. Karena pihak kelurahan ataupun Kecamatan setempat tidak pernah mengajak bicara terkait pembongkaran itu,” ujarnya,

Sementara itu, Imam Sukma warga Cikuasa Pantai mengaku tidak keberatan dengan pembongkaran tersebut tapi jika didasari dengan adanya perelokasian. “Saya tidak menentang, tapi juga kami jangan dibinakasan karena kami memiliki KTP, KK (kartu keluarga) dan identitas kependudukan warga Cilegon yang jelas. Kami minta direlokasi,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi I Baihaki Sulaiman mengaku menerima seluruh laporan dan masukan dari para warga. “Sudah kita catat, dan akan kita diskusikan terlebih dahulu. Semoga nanti bisa kita selesaikan secara arif,” ujarnya. (Riko)