TP PKK Kota Serang Dukung Penuh Lomba Resik Lan Aman 2020

0
1.151 views
Ketua TP PKK Kota Serang Ade Jumaiyah (pegang mik) menegaskan dukungan organisasi yang dipimpinnya terhadap kegiatan Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020 saat rapat koordinasi LRLA di Aula Setda, Kota Serang, Kamis (13/2).

SERANG – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Serang Ade Jumaiyah menyatakan dukungan organisasinya terhadap pelaksanaan Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020. Ia menyampaikan dalam Rapat Koordinasi LRLA Kota Serang 2020 di Aula Setda Kota Serang, Puspemkot Serang, Kamis (13/2).

Rapat koordinasi ini dihadiri Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi, Wakapolresta Serang Kompol Mirodin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang Toyalis, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Serang Hari Pamungkas, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Serang Ahmad Zubaedillah, camat se-Kota Serang, dan tamu undangan lain.

Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi memaparkan rencana pelaksanaan LRLA Kota Serang 2020.

Ketua TP PKK Kota Serang yang akrab disapa Ade ini menyampaikan alasannya memberikan dukungan terhadap kegiatan LRLA. Lomba kampung bersih dan aman tingkat lingkungan rukun tetangga (RT) ini, ia yakini tidak hanya membuat suasana lingkungan RT di Kota Serang menjadi bersih dan aman. Akan tetapi, LRLA sejalan dengan 10 program pokok PKK. Ia berharap, dengan LRLA, tiap lingkungan RT mampu menerapkan hidup bersih dan aman.

“Tentu kami mendukung kegiatan ini. Bangga dan terima kasih kepada Pak Walikota (Syafrudin-red). Jadi, kami (TP PKK Kota Serang-red) tak lagi susah melakukan pembinaan dan lokasi tiap lomba,” ujar Ade yang tak lain istri Walikota Serang.

Ia menegaskan, TP PKK akan ikut membantu menyosialisasikan LRLA sampai ke tingkat kader PKK di tiap kelurahan. “Saya nanti sosialisasikan hingga ke PKK tingkat kelurahan. PKK harus terlibat,” ujarnya. “Saya berpesan agar warga aktif menjaga LBS (Lingkungan Bersih dan Sehat-red) dan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat-red) dengan begitu lingkungan terlihat resik, tenang, adem, dan sejuk,” sambung Ade.

Sementara, Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi mengatakan, LRLA bukan perlombaan fisik. Tetapi, membangun partisipasi masyarakat dalam menata dan menjaga lingkungan agar bersih dan aman.

Mashudi optimistis, perlombaan perdana di Kota Serang ini bisa berjalan dengan baik. Pesertanya adalah lingkungan RT nonkompleks perumahan.

“Lomba ini, lomba antar RT, bukan kelurahan. Dengan jumlah peserta berdasarkan usulan tiap kelurahan, mengutus enam RT. Ada 402 RT akan menjadi peserta,” katanya.

Penilaiannya, lanjut Mashudi, akan dilakukan dalam tiga tahap. Penilaian terbuka pertama dilakukan bulan April 2020. Penilaian terbuka kedua, Agustus 2020. Sementara penilaian tertutup dilakukan selama April hingga Agustus 2020. “Secara teknis, nanti akan kami jelaskan pada tahap sosialisasi dan workshop,” terang Mashudi.

Di tempat yang sama, Wakapolresta Serang Kompol Mirodin menambahkan, akan menggerakkan seluruh Bhabinkamtibmas di tiap kelurahan untuk menyukseskan LRLA Kota Serang 2020. Ia berharap, dengan peran serta masyarakat tujuan perlombaan ini dapat terwujud. “Karena kampung resik aja tidak cukup. Tentu harus ditopang dengan keamanan,” ungkap Mirodin.

Pada bagian akhir, Kepala DP3AKB Kota Serang Toyalis mengatakan, LRLA berawal dari Walikota Serang yang berkeinginan mewujudkan lingkungan bersih dan aman. LRLA, menurutnya, memberikan dampak signifikan terutama di bidang kesehatan.

“Dampaknya sangat luar biasa. Tidak hanya di wilayah kota yang bersih. Di tiap lingkungan warga juga ikut bersih. Saya berharap, masyarakat ikut menyukseskan lingkungan resik lan aman ini,” pungkas Toyalis. (fdr/don/alt/ags)