TPI Sepi, Nelayan Panimbang Butuh Tempat Sandar Kapal

TPI Panimbang
Sejumlah kapal nelayan berada di perairan TPI Panimbang, kemarin. Kapal-kapal tersebut tak bisa menepi, karena tak ada tempat sandar. (Foto: Iman)

PANIMBANG – Para nelayan yang beraktivitas di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kecamatan Panimbang sangat membutuhkan adanya tempat sandar kapal atau jeti. Soalnya, belum adanya sarana tersebut, setiap kapal nelayan selalu kesulitan ketika akan melakukan bongkar muat hasil tangkapan. Akibatnya, TPI Panimbang selalu sepi.

Dilansir dari Harian Radar Banten, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kecamatan Panimbang Abdul Azis membenarkan, terkait tidak adanya kapal nelayan yang bersandar di TPI Panimbang. Penyebabnya, karena belum adanya sarana sandar. “Kami sangat berharap Pemkab untuk membangun jeti di TPI Panimbang. Karena kami yakin dengan dibangunnya sarana itu, para nelayan dan petugas TPI akan mudah pada saat melakukan bongkar muat ikan hasil tangkap,” kata Azis, kemarin.

Ia memastikan, dengan sudah tersedianya tempat sandar, kapal nelayan yang bongkar muat di TPI Panimbang akan banyak. “Dengan banyaknya kapal yang bersandar, dapat dipastikan akan memberikan kontribusi bagi pemerintah. Sehingga, pendapatan daerah pun bisa bertambah,” katanya.

Manajer TPI Kecamatan Panimbang Edi Jumadi mengatakan hal yang sama. Untuk itu pihaknya terus melakukan upaya dalam melakukan pengajuan, agar pembangunan tempat sandar bisa dilakukan. “Kalau usulan ke pemerintah daerah sudah dikirim dari 2013, namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan dibangun. Padahal bangunan tersebut sangat penting,” katanya. (RB/mg-03/zis/ags)