Tradisi Bedol Pamarayan akan Jadi Event Kabupaten Serang

0
121

SERANG – Sukses menggelar Anyer Krakatau Culture Festival, Pemerintah Kabupaten Serang akan mengadakan Festival Bedol Pamarayan di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal.

Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Agus Erwana menyatakan Festival Bedol Pamarayan ini akan diaktifkan kembali setelah vakum selama tiga tahun.

“Kami ingin mencoba menarik (perhatian) masyarakat, kegiatan sifatnya bisa memberikan kontribusi yang cukup baik, pada saat itu kami akan adakan pameran-pameran hasil pertanian,” ujarnya, Kamis (28/9).

Untuk menghibur pengunjung Festival Bedol Pamarayan, pada acara tersebut akan ada kesenian-kesenian ditampilkan seperti silat, debus dan lainnya. Bukan hanya itu, kata dia, sekaligus mempromosikan hasil Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Serang.

Ia berharap setiap konsep yang sudah menjadi agenda Pemkab harus lebih baik dari sebelumnya.

“Dari waktu pelaksanaan akan kami coba dikurangi, tapi mutunya yang ditingkatkan. Daripada lama malah seperti nanti stand-standnya kosong, akan kami kaji terus,” tuturnya.

Secara singkat, Agus menjelaskan sejarah Bedol Pamarayan yang sudah melegenda menjadi tradisi masyarakat setempat.

“Sekarang letaknya di Cikeusal, zaman dulu itu Bendungan Pamarayan, kami harus menamai yang sudah familiar, dikenal banyak orang yakni Bedol Pamarayan seharusnya Bedol Cikeusal,” katanya.

Bedol Pamarayan tersebut, dikatakannya, dalam rangka pengairan untuk sarana irigasi. Festival akan dilaksanakan usai hari ulang tahun Kabupaten Serang, Oktober mendatang. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)