Truk Bermuatan Buah-buahan Terguling di Tol Tangerang-Merak

DOK: MMS FOR RADAR BANTEN

CILEGON – Kecelakaan di ruas jalan Tol Tangerang-Merak KM 97 kembali terjadi. Kali ini menimpa truk Mitsubishi Colt diesel bermuatan buah-buahan yang terguling di sekitar lingkungan Bujang Gadung, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Selasa (6/3) sekira pukul 05.30 WIB.

Informasi yang diperoleh, Colt diesel yang dikemudikan oleh Slamet Widodo (45) dengan nomor polisi BE 9278 CE melaju dari arah Tangerang menuju Merak dengan kecepatan sedang. Sesampainya di KM 97, laju truk oleng, kemudian meluncur ke bahu jalan sebelah kiri. Lantaran sopir truk tidak bisa mengendalikan lajunya, akhirnya truk terguling. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya peristiwa yang sama terjadi pada 27 Januari 2018 lalu di KM 97, beberapa meter lokasinya dari peristiwa Colt diesel terguling. Saat itu, terjadi kecelakaan tunggal yang menimpa Mitsubishi Pajero Sport. Kendaraan mewah itu hancur setelah menabrak pohon hingga menyebabkan pengemudinya meninggal dunia dan satu orang luka parah.

Sentra Informasi Komunikasi PT Astra Infra Toll Road Edoy mengatakan, kecelakaan yang terjadi di KM 97 sekira pukul 05.30 WIB. Truk tersebut bermuatan buah melaju dari arah Jakarta menuju Merak. “Diduga pengemudi truk tersebut mengantuk, lalu kendaraan tersebut oleng sampai ke bahu jalan sehingga mengakibatkan truk terguling,” katanya.

Edoy menerangkan, kecelakaan yang terjadi tersebut tidak sampai menelan korban jiwa. Pengemudi dan satu penumpang hanya mengalami luka. Antrean kendaraan di KM 97 sempat terjadi, tetapi tidak sampai mengakibatkan kemacetan panjang.

“Macetnya hanya sebentar dan tidak panjang. Itu juga karena muatan truk yang berserakan ke jalan, tapi segera dipinggirkan oleh warga dan petugas tol. Pukul 09.00 WIB, truk sudah berhasil dievakuasi dan muatan diangkut menggunakan truk lain,” terangnya.

Dirinya mengimbau kepada pengendara yang melintasi Tol Tanggerang-Merak KM 97 untuk selalu berhati-hati. Soalnya, di tempat tersebut selain jalan menikung, juga sedikit miring. Akan tetapi, kecelakaan di tempat tersebut bukan disebabkan oleh kondisi jalan yang menikung dan miring. “Kalau untuk penerangan jalan sudah ada. Penerangan juga dimulai dari KM 90 hingga pintu tol Merak. Begitu juga dengan rambu-rambu sudah lengkap semua, serta kondisi jalan juga cukup baik. Tapi, tetap harus berhati-hati dalam mengemudi, jangan dipaksakan kalau mengantuk,” tandasnya. (Adi/RBG)