Truk Terbalik, Sopir Tertimpa Tumpukan Kayu

0
996 views
Petugas Unit Lalakantas Polsek Cikande mengaman lokasi terbaliknya truk pengangkut kayu di Jalan Raya Serang-Jakarta, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Kamis (28/5).

SERANG – Truk pengangkut kayu nopol A 8169 W mengalami kecelakaan tunggal terbalik di Jalan Raya Serang-Jakarta, tepatnya di depan pabrik Katup, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Kamis (28/5).

Akibat kejadian itu, sopir mengalami patah kaki tertimpa tumpukan kayu.

Kapolsek Cikande Komisaris Polisi (Kompol) Mochammad Ridzky Salatun mengatakan kecelakaan lalu lintas itu bermula saat truk bermuatan kayu melaju dari arah Serang menuju Jakarta, sekira pukul 06.30 WIB.

“Saat tiba di lokasi kejadian, mobil mengalami patah as roda,” katanya kepada Banten Raya (Radarbantengroup), kemarin Kamis (28/5).

Tak lama, sopir truk Anis Fuad (42), keluar dari truk. Warga Kampung Sykadana, Desa Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang ini mengecek kondisi kendaraan. “Saat dicek, mobil bermuatan kayu itu terbalik dan muatannya (kayu-red) menimpa kaki kanan sopir tersebut,” katanya.

Korban dibawa ke klinik terdekat dan truk berserta muatannya berhasil dievakuasi sekira pukul 11.30 WIB. Belum diketahui jumlah kerugian atas kejadian itu.

“Sopir sudah mulai membaik, dan truk sudah berhasil dievakuasi,” jelasnya.

Ridzky menjelaskan jalan Raya Serang – Jakarta cukup rawan terjadi kecelakaan. Selain truk terbalik, di hari yang sama juga terjadi kecelakaan antara sepeda motor dan truk hino di Kampung Sentul, Desa Sentul, Kecamatan Kragilan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Ada dua kejadian, alhamdulilah selamat. Korbannya menggunakan sepeda motor Kawasaki berplat nomor A 2679 VAA dan truck hino tronton nopol B-9905-UIV,” jelasnya.

Ridzky mengingatkan kepada pengendara, khususnya sepeda motor untuk menggunakan helm pengaman berstandar SNI, karena dengan menggunakan helm akan mengurangi resiko bila mengalami musibah seperti kecelakaan.

“Hati-hati berkendara karena disini jalur padat dan rawan terjadinya laka lantas, serta patuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan berlalu lintas,” terangnya. (bry/nda)