Tugboat Tenggelam: Dua ABK Selamat, Nakhoda Belum Terlihat

BOJONEGARA – Tugboat Motorola 901 berpenumpang dua orang anak buah kapal (ABK) dan seorang nakhoda tenggelam di perairan timur Dermaga PT BBJ Bojonegara, Kamis (3/5) sekira pukul 16.00 WIB. Diduga tenggelamnya tugboat Motorola 901 lantaran human error (kecerobohan manusia).

Informasi yang dihimpun, dua orang ABK bernama Afrizon dan Sayudin berhasil selamat lantaran langsung meloncat menggunakan pelampung. Namun, nakhoda tugboat Motorola 901 bernama Hendra Gunawan sampai petang kemarin belum berhasil ditemukan oleh tim evakuasi gabungan.

Peristiwa tersebut bermula ketika tugboat Motorola 901 sedang menarik kapal Jatra II yang selesai docking. Sekira pukul 16.00 WIB, tali yang mengikat tugboat dengan kapal sebelah kanan putus, akhirnya tugboat Motorola 901 miring dan tenggelam. Saat tugboat dalam kondisi miring nakhoda langsung loncat ke dalam laut diikuti oleh kedua ABK.

Direktur Polairud Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Nunung Syaifudin membenarkan informasi tugboat Motorola 901 yang tenggelam di perairan Bojonegara. Pihaknya yang mendapatkan informasi langsung menurunkan tim untuk melakukan evakuasi sebanyak dua kapal diturunkan. “Kami masih melakukan pencarian nakhoda kapal yang sampai saat ini (kemarin-red) belum ditemukan,” katanya melalui sambungan telepon, Kamis (3/5).

Kata Nunung, peristiwa itu terjadi pada Kamis (3/5) sekira pukul 16.00 WIB. Tugboat Motorola tersebut sedang menarik kapal Jatra II yang akan dibawa ke Pelabuhan SMI Bojonegara. Namun, tiba-tiba tugboat tersebut langsung tenggelam. “Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pencarian kepada korban yang belum ditemukan dan langsung mengevakuasi kapal yang tenggelam,” katanya.

Kepala Satuan Patroli Ditpolair Polda Banten AKBP Noman Trisapto mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat tugboat Motorola 901 pada Kamis (3/5) sekira pukul 14.30 WIB di perairan timur Dermaga PT BBJ sedang melakukan penarikan kapal Jatra II untuk keluar dari jeti 1 SMI selesai docking. “Sekira pukul 16.00 WIB tali sebelah kanan putus, selanjutnya tugboat miring dan kemudian tenggelam,” katanya melalui pesan singkat WhatsApp.

Sementara itu, Kasi Ops Basarnas Banten Hairoe mengatakan, pihaknya yang mendapatkan informasi langsung mendatangi tempat kejadian untuk membantu evakuasi kapal dan melakukan pencarian korban. “Kami turunkan satu tim. Namun, saat ini (kemarin-red) korban bernama Hendra Gunawan belum ditemukan,” katanya. (Adi/RBG)