Tugu Wisata Anyar Segera Dibangun Ulang

Tugu wisata Anyar dibongkar menggunakan ekskavator, Jumat (7/12). FOTO: DINAS SATPOL PP FOR RADAR BANTEN

SERANG – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang membongkar tugu wisata memasuki objek kawasan wisata Anyar di Kecamatan Anyar, Jumat (7/12). Hal itu lantaran aset tugu sudah dihapuskan dan akan dibangun ulang oleh Pemkab Serang.

Pembongkaran tugu setelah jadi yang dibangun beberapa tahun lalu itu karena menuai polemik hukum menggunakan alat berat beko. Tugu dibongkar karena menuai kritik lantaran kondisinya yang mangkrak dan kerap jadi tempat pembuangan sampah.

Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Hulaeli Asyikin mengatakan, pembongkaran tugu dilakukan lantaran keberadaan tugu dinilai sudah mengganggu kenyamanan wisatawan. Pembongkaran tugu, kata dia, atas instruksi Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah karena aset tugu wisata sudah dihapuskan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). “Tugu itu (tugu selamat datang wisata Anyar-red) kan dari pandangan juga tidak enak dilihat. Sementara di sampingnya ada tugu selamat datang Kota Cilegon yang lebih bagus. Jadi, mending dibongkar,” ungkapnya.

Informasi yang diterima Hulaeli, tugu wisata Anyar selanjutnya akan dibangun kembali dari awal. Pria berkumis tebal itu pun menyarankan, pembangunan tugu wisata Anyar ke depan bisa melibatkan Pemprov Banten. Soalnya, pembangunan tugu akan menjadi ikon wisata Anyar-Cinangka. Ia juga menyarankan, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dapat mengawal lokasi tugu pasca penertiban agar tidak ditempati pedagang kaki lima (PKL). “Kalau provinsi yang bangun bisa lebih bagus lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang Tahyudin menambahkan, pembongkaran tugu wisata Anyar melibatkan beberapa OPD, unsur pimpinan kecamatan setempat, pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Tahyudin membenarkan, tugu wisata Anyar akan dibangun ulang oleh Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) tahun depan. Pihaknya juga menggandeng Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Jawa Barat, dalam penyusunan detail engineering design (DED) proyek pembangunan tugu tersebut. “Nanti DED-nya akan dibuat semenarik mungkin untuk bisa menarik wisatawan,” pungkasnya. (Rozak/RBG)