Tujuh pencuri dump truck yang berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Jawilan.

SERANG – Tujuh pencuri dump truck dibekuk petugas Unit Reskrim Polsek Jawilan di tiga lokasi berbeda. Satu tersangka bernama Ju alias Openg (35), warga Desa Jawilan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan saat diminta menunjukkan tempat persembunyian perantara penadah di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Rabu (3/2/2016) malam.

Sementara identitas enam tersangka lainnya yaitu Muh (40) dan Say (30), warga Desa Jawilan, Kecamatan Jawilan, Dar alias Alek (32), Mus alias Montel (33), warga Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, sedangkan Ben (35) dan Sap (32), warga Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang. Dari ke tujuh tersangka ini diamankan uang Rp20 juta yang diduga hasil kejahatan serta 2 unit motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan.

Kapolsek Jawilan AKP Asep Aripul mengatakan, terungkapnya kasus pencurian kendaraan dump truck ini bermula dari laporan Badri (47), warga Kampung Bendo, Desa Cemplang, Jawilan. Dalam laporannya, korban mengaku telah kehilangan kendaraan truk miliknya yang diparkir di halaman rumah, Jumat (29/1/2016) sekitar pukul 03.00 WIB.

“Berbekal laporan dan informasi dari korban, tim reskrim langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi pencurian,” ungkap Kapolsek, Kamis (4/2/2016).

Dua hari setelah melakukan penyelidikan, barulah diketahui jika dump truck nopol B 91XX XX dicuri kelompok Openg. Setelah mendapatkan identitas pelaku, tim Reskrim segera bergerak melakukan pengejaran. Tiga tersangka, Openg, Muh, dan Say, berhasil diringkus di rumahnya masing-masing di Desa Jawilan, Kecamatan Jawilan. Dalam pemeriksaan, ketiga tersangka mengaku beraksi dibantu dua rekannya warga Cimarga, Lebak.

“Saat diminta menunjukkan rumah dua tersangka ini, Openg berusaha kabur, namun berhasil ditangkap kembali setelah lutut kanannya diterjang timah panas,” tegas Kapolsek didampingi Kanit Reskrim Iptu Hilman Robiana.

Dikatakan Kapolsek, dalam aksinya, Openg bertugas sebagai eksekutor mengambil truk dengan menggunakan kunci palsu. Sedangkan 4 tersangka lainnya mengawasi lingkungan sekitar dari atas motor. Setelah berhasil mencuri, truk langsung dibawa ke Padarincang untuk dijual melalui Ben dan Sep.

“Keduanya juga sudah tertangkap, namun untuk penadah masih dalam pengejaran,” kata Kapolsek. (Wahyudin)