Tujuh Wanita Diduga PSK Terjaring Razia di Lebak

0
1.131 views
Dua anggota Satpol PP mengapit wanita yang diduga PSK untuk dimintai keterangan di kantor Satpol PP, Kamis (8/12) malam.

RANGKASBITUNG – Sebanyak tujuh orang wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak yang digelar di dua lokasi, yakni di Kecamatan Rangkasbitung dan Kecamatan Cibadak, Kamis (8/12) sekira pukul 23.00 WIB.

Malam itu juga, ketujuh PSK tersebut dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan diberikan pengarahan agar tidak mengulangi perbuatannya. Setelah itu, dipulangkan.

Pantauan Radar Banten, razia yang dilakukan Kamis (8/12) pukul 21.00 WIB sangat rapi. Tim gabungan Satpol PP Kabupaten Lebak dan Satpol PP Provinsi Banten diam-diam melakukan operasi di tiga lokasi berbeda, yakni Terminal Kalijaga, Terminal Mandala, dan kos-kosan di sepanjang Jalan By Pass Soekarno-Hatta.

Kasatpol PP Kabupaten Lebak Rully Edward meyakinkan, keberadaan tujuh wanita yang diduga PSK itu sangat mengganggu ketertiban umum. Masyarakat banyak yang menyampaikan keluhan terkait keberadaan mereka, sehingga Satpol PP Kabupaten Lebak dan Satpol PP Banten turun melakukan penertiban. “Kita berhasil mengamankan tujuh orang PSK dari tiga lokasi berbeda. Mereka langsung kita bawa ke kantor untuk diberikan pembinaan supaya tidak mengulangi perbuatannya lagi,” kata Rully kepada wartawan, Jumat (9/12) dini hari.

Menurutnya, penertiban PSK sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 17 Tahun 2006 tentang Penyelenggaraan Keindahan Ketertiban dan Kebersihan (K3). “Saya berharap, para PSK tersebut jera dan tidak melayani lelaki hidung belang lagi,” harapnya.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Banten Agus Supriyadi menyatakan, razia PSK tidak hanya dilakukan di wilayah Lebak. Satpol PP Banten juga melakukan operasi serupa bekerja sama dengan Satpol PP kabupaten/kota lain di wilayah Banten. Tujuannya, kata dia, untuk menciptakan ketertiban umum di wilayah Provinsi Banten. “Kita tidak akan segan-segan menindak PSK yang membandel,” ancamnya. (Mastur/Radar Banten)