Tunggakan Pelanggan Rp25 Miliar, PDAM Serang Terancam Bangkrut

0
1.343 views
Suasana peringatan HUT ke-41 PDAM Tirta Albantani di halaman kantor PDAM Tirta Albantani, Benggala, Kota Serang, Jumat (26/1).

SERANG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Albantani Kabupaten Serang berencana mengentaskan tunggakan para pelanggannya. Data 2017, sisa tunggakan pelanggan PDAM mencapai Rp25 miliar. Kondisi itu mengancam perusahaan penyedia layanan air bersih itu mengalami kebangkrutan.

Demikian diungkapkan Direktur Utama PDAM Tirta Albantani Kabupaten Serang Wahyu Prihartono pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-41 PDAM Tirta Albantani Kabupaten Serang di halaman kantor PDAM Tirta Albantani, Benggala, Kota Serang, Jumat (26/1). Acara dibuka Asisten Daerah (Asda) II Irawan Noor dan dihadiri para pelanggan PDAM.

Wahyu mengatakan, agenda prioritas PDAM tahun ini salah satunya mengentaskan tunggakan pelanggan guna melakukan penyehatan usaha PDAM. “Tunggakan pelanggan nilainya sekitar Rp25 miliar. Dari 31.000 pelanggan hanya 50 persen yang bayar,” ungkap Wahyu usai acara.

Lantaran itu, pihaknya akan menyebarkan surat teguran kepada seluruh pelanggan PDAM yang masih memiliki tunggakan. Wahyu pun akan mengambil tindakan tegas jika sampai Mei tegurannya tidak diindahkan. “Kita akan putus sementara (kalau surat teguran tidak digubris-red). Kalau tetap tidak membayar, terpaksa kita bongkar,” ancamnya.

Kata Wahyu, pihaknya sudah memberikan kemudahan terhadap pelayanan untuk melakukan pembayaran air. Yakni, melalui petugas yang ditempatkan di sejumlah titik daerah langganan PDAM. Selain itu, melalui jasa pembayaran Bank bjb. “Pelanggan tidak usah jauh-jauh bayar ke sini (kantor PDAM-red),” terangnya.

Selain persoalan tunggakan pelanggan, Wahyu juga mengaku mengalami kendala teknis terkait sumber air baku PDAM. Selama ini sumber air baku hanya mengandalkan aliran irigasi. “Kalau hanya mengandalkan irigasi, banyak protes dari masyarakat. Kita sudah minta ke Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) soal air baku ini,” ucapnya.

Wahyu menargetkan, semua perusahaan di Kabupaten Serang bisa ikut berlangganan air di PDAM. Tarif yang didapat dari perusahaan, dinilai bisa dijadikan sebagai subsidi untuk masyarakat kalangan bawah. “Sekarang ini nyaris 99 persen suplai air perusahaan mengandalkan kegiatan sendiri. Makanya, kita akan minta perusahaan ikut berlangganan agar bisa memberikan kontribusi ke pemda dan masyarakat,” tandasnya.

Asda II Pemkab Serang Irawan Noor berharap, HUT PDAM Tirta Albantani bisa dijadikan momentum badan usaha milik daerah (BUMD) milik Pemkab Serang itu untuk mengembangkan usahanya. Di antaranya, menambah jumlah pelanggan. “Kita berharap ke depan lebih dari 31.000 pelanggan,” harapnya.

Menurut mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang itu, kemajuan PDAM dilihat dari bentuk pelayanan yang baik kepada masyarakat dalam hal pengadaan air bersih. “PDAM bukan semata-mata perusahaan, tapi bentuk upaya pemerintah yang terfokus pada pelayanan air bersih,” jelasnya. (mg06/zai/RBG))