Tunjangan Daerah Pemkot Cilegon Tertinggi Rp17,6 Juta, Terendah Rp2,5 Juta

0
2.716 views
Ilustrasi

CILEGON – Pemkot Cilegon secara berkelanjutan melakukan pembinaan kepada 1.642 pegawainya di 14 dinas/badan/kantor, 8 kecamatan, dan 43 kelurahan. Pembinaan ini agar mereka disiplin. Apalagi Pemkot telah menaikkan tunjangan daerah (tunda) hingga 125 persen yang berlaku mulai Januari 2017.

Kepala Bagian Kepegawaian Daerah Pemkot Cilegon Mahmudin mengungkapkan, kenaikan tunda hingga 125 persen disertai dengan meningkatnya sanksi yang diberikan kepada pegawai yang indispliner. “Kalau ASN-nya masih males-malesan, gak mau apel, kerjanya males-malen, ini yang akan di-punishment. Mulai tahun 2017 telah ada kenaikan tunjangan penghasilan atau reward,” ungkap Mahmudin di sela-sela pembinaan pegawai di salah satu hotel di Kota Cilegon, Selasa (20/12).

Tunjangan daerah yang diberikan setiap bulan untuk pejabat eselon II A Rp17,6 juta, eselon II B Rp15 juta, eselon II C Rp12,6 juta, eselon III Rp8 juta, eselon IV A Rp 5,3 juta, eselon IV B Rp4,5 juta, staf golongan IV Rp3,5 juta, staf golongan III Rp3 juta, dan staf golongan II Rp2,5 juita.

Untuk pegawai yang berstatus tenaga kerja kontrak (TKK), mendapatkan kenaikan gaji pokok. TKK lulusan SMA digaji Rp 1,3 juta dan lulusan D3 Rp 1,45 juta.

Plt Sekda Kota Cilegon Ratu Ati Marliati mengatakan, pembinaan pegawai di akhir tahun merupakan instruksi Walikota Cilegon untuk memberikan pemahaman tentang kenaikan tunjangan daerah dan sanksi kepada ASN. “Kita juga ingin memotivasi dengan pemberian reward kenaikan tunda. Program-program pemerintah di infrasktruktur segala macem sudah, tinggal memotivasi kerja pegawai dengan kenaikan tunda. Mereka mempunyai hak,” katanya. (Riko)