SERANG – Keinginan anggota DPRD Kota Serang periode 2014-2019 untuk menaikkan tunjangan perumahan akhirnya terkabul. Walikota Serang Tb Haerul Jaman sudah menandatangani Peraturan Walikota (Perwal) tentang Kedudukan Keuangan dan Protokoler Pimpinan dan Anggota Dewan.
Kepala Sub-Bagian Perundang-undangan Bagian Hukum Pemkot Serang Lily Muslihat membenarkan sudah ditandatanganinya perwal tersebut. Penandatanganan dilakukan setelah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) menyelesaikan kajian. “Perwal itu memang menunggu hasil kajian PU,” ujar Lily, Minggu (8/2).

Lily mengatakan, berdasarkan Perwal itu, tunjangan perumahan Ketua DPRD Kota Serang sebesar Rp15,5 juta, Wakil Ketua Rp15 juta, sedangkan anggota Rp13 juta. Sebelumnya, tunjangan perumahan ketua Rp11,5 juta, wakil ketua Rp11 juta, dan anggota Rp9 juta.
Kata dia, selain tunjangan perumahan, tidak ada lagi pendapatan Dewan yang naik. “Kecuali tunjangan perumahan, rata-rata hampir sama semua dengan sebelumnya,” terang Lily.

Kepala Bagian Keuangan DPRD Kota Serang Khaerul Saleh mengatakan, tunjangan perumahan dibayarkan bersamaan dengan gaji para anggota Dewan setiap tanggal 1 per bulannya. “Kami langsung transfer melalui rekening,” ujarnya.

Kata dia, saat pembayaran tunjangan perumahan bulan Januari dan Februari, para anggota Dewan mendapat besaran yang lama. Sedangkan besaran tunjangan yang baru akan dibayarkan mulai bulan depan. “Tapi, kekurangan besaran tunjangan perumahan untuk Januari dan Februari akan dibayarkan bulan depan. Jadi selisihnya akan dibayarkan juga, tapi mulai bulan Januari saja,” terang Khaerul.

Wakil Ketua DPRD Kota Serang Amanudin Toha mengatakan, walaupun kenaikan tunjangan perumahan Dewan sudah dianggarkan sejak APBD perubahan tahun lalu, tetapi lantaran Perwal baru ditandatangan maka besaran tunjangan yang baru hanya berlaku tahun ini. “Sisa anggaran tunjangan perumahan yang sudah dialokasikan tahun lalu, jadi silpa,” ujarnya. (nna/ibm/ags)