Tutup Pospenas, Menteri Agama Ucapkan Selamat kepada Banten

0
222
Menteri Agama Lukman Hakim Siafuddin menutup acara Pospenas VII.

SERANG – Penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) VII 2016 malam ini secara resmi ditutup oleh Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin.

Penutupan Pospenas ditandai di halaman Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, ditandai dengan pemukulan terbang gede.

Turut mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Ranta Soeharta, Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Komarudin Amin, dan Kepala Kanwil Kemenag Banten Bazari Syam.
Pada kesempatan tersebut Menag menyampaikan ucapan selamat kepada Banten karena berhasil menjadi juara umum dalam ajang tiga tahunan ini.

Menag mengaku merasa beryukur dengan lancarnya penyelenggaraan Pospenas VII 2016. “Saya bersyukur, ini bisa berjalan lancar, sesuai rencana. Mudah-mudahan dengan adanya acara ini akan lahir para olahragawan dan seniman, budayawan kita yang baik dari kalangan pondok pesnatren,” ujar Menag setelah penutupan acara.

Pospenas sendiri menurut Menag dibuat agar potensi santri dalam bidang olahraga dan seni bisa teraktualisasi. Menag merasa yakin, santri meski kegiatan utamanya adalah mengaji dan mempelajari ilmu agama, namun mempunyai potensi dalam bidang olahraga dan seni.

Dengan suksesnya penyelenggaraan dan prestasi yang Banten raih, ia pun berharap bisa menjadi dorongan buat santri lain agar bisa lebih berprestasi seperti santri yang turun pada ajang tahun ini. “Saya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak khususnya kepada Pemerintah Provinsi Banten yang menjadi penyelengara yang baik,” ujarnya.

Sekda Banten Ranta Soeharta mengucapkan terima kasih kepada seluruh santri dan jajaran lain kontingen Banten yang telah mengharumkan nama Banten pada ajang ini. “Tadi Menteri pun mengucapkan selama tujuh kali Pospenas dilaksanakan, di Banten merupakan yang terbaik,” ujarnya.

Disinggung terkait uang kadeudeh untuk para kontingen, menurut Ranta, hal tersebut akan dibicarakan terlebih dahulu dengan Forum Silaturahim Pondok Pesantren. “Kita bicarakan dulu dengan FSPP, itu kan dianggarkannya di FSPP,” ujar Ranta. (Bayu)