Ubi Jalar Bermanfaat bagi Penderita Diabetes?

TIDAK semua makanan manis buruk bagi penderita diabetes. Anda bisa menikmati ubi jalar tanpa terlalu khawatir tentang gula darah. Faktanya, sayuran akar ini mengandung nutrisi yang bisa membantu mengelola diabetes Anda.

Ketika hidup dengan diabetes, penting untuk memilih makanan yang menjaga kadar gula darah.

Ini berarti menghindari makanan manis dan tinggi karbohidrat, karena mereka meningkatkan kadar gula darah. Namun, dalam jumlah sedang, ubi jalar bisa menjadi bagian dari diet sehat bagi penderita diabetes.

Secangkir ubi jalar panggang mengandung 180 kalori, 41 gram karbohidrat, 4 gram protein, 6,6 gram serat makanan, 16 gram gula, vitamin C (65 persen dari asupan harian yang direkomendasikan – RDI), vitamin A (769 persen dari RDI), dan besi (8 persen RDI).

Seperti yang terlihat, ubi jalar mengandung karbohidrat yang tinggi sehingga Anda harus memakannya dalam jumlah sedang.

American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan untuk mengonsumsi 45 hingga 60 gram karbohidrat setiap kali makan.

Berikut beberapa cara ubi jalar bisa membantu Anda mengelola diabetes dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, seperti dilansir laman Care2, Minggu (24/6).

1. UBI JALAR MUNGKIN BENAR-BENAR MENURUNKAN GULA DARAH.

Menurut penelitian, ubi jalar bisa membantu mengatur kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin. Manfaat ini dikaitkan dengan adiponektin, yang mengatur insulin dan meningkatkan metabolisme.

Kandungan serat dalam ubi jalar juga bisa membantu mengatur gula darah. Serat memperlambat penyerapan gula dan sebagai hasilnya, menjaga kadar gula darah lebih rendah.

2. UBI JALAR MENCEGAH KERUSAKAN VISI.

Sangat umum bagi penderita diabetes untuk berjuang dengan kehilangan penglihatan.

Dalam beberapa kasus, kadar gula darah tinggi merusak pembuluh darah di mata yang menyebabkan penglihatan atau kebutaan yang buruk.

Makan ubi jalar setiap hari bisa membantu melindungi mata Anda. Seperti yang Anda lihat sebelumnya, secangkir ubi mengandung lebih dari tujuh kali jumlah vitamin A yang dibutuhkan dalam sehari. Ini sangat penting karena vitamin A meningkatkan kesehatan mata.

3. UBI JALAR MEMPERKUAT SISTEM KEKEBALAN ANDA.

Penderita diabetes bisa lebih rentan terhadap infeksi, karena kadar gula darah yang tinggi memperlemah sistem kekebalan tubuh. Untungnya, ubi jalar mengandung vitamin C, yang memperkuat sistem kekebalan tubuh.

4. UBI JALAR MUNGKIN MENCEGAH KENAIKAN BERAT BADAN.

Makan ubi jalar daripada makanan berkarbohidrat tinggi bisa membantu mencegah penambahan berat badan.

Ubi jalar mengandung kalori rendah dan sarat dengan serat, yang berarti mereka akan membuat Anda kenyang lebih lama tanpa kelebihan kalori.

Sangat penting bagi penderita diabetes untuk mengatur berat badan mereka karena kenaikan berat badan bisa memperburuk gejala diabetes dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Makan ubi jalar dengan kulit untuk mendapatkan lebih banyak serat.

5. UBI JALAR MUNGKIN MENINGKATKAN PENCERNAAN ANDA.

Ubi jalar dapat membantu mengobati gangguan pencernaan, berkat kandungan seratnya.

Studi menunjukkan bahwa serat meningkatkan pencernaan dengan meningkatkan fecal bulking dan meningkatkan bakteri usus yang baik.

Serat dalam ubi jalar bisa meringankan kembung, sembelit dan masalah pencernaan lainnya.

6. UBI JALAR MUNGKIN MENURUNKAN RISIKO PENYAKIT JANTUNG.

Tahukah Anda bahwa penderita diabetes cenderung mengembangkan penyakit jantung pada usia yang lebih muda dibandingkan dengan non-diabetes?

The American Heart Association juga mengatakan bahwa setidaknya 68 persen kematian orang di atas 65 tahun disebabkan oleh beberapa bentuk penyakit jantung.

Untungnya, ubi jalar mengandung potasium yang bisa membantu mengatur tekanan darah Anda.

Seperti yang Anda ketahui, menjaga tekanan darah rendah mengurangi risiko penyakit jantung.

Sumber potasium lain yang baik untuk penderita diabetes termasuk yogurt tawar, kacang merah, tomat kering dan pisang. (fny/jpnn)