Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Isham Ahmad Abid Ats-Tsaqafy menjadi pembicara pada kuliah umum di UIN Sultan Maulana Hasnuddin Banten bertema Hubungan Indonesia - Arab Saudi, dan Visi 2030, Rabu (11/9).

SERANG – UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten melanjutkan kerja sama bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia dengan Pemerintah Arab Saudi melalui kedutaan besarnya di Indonesia.

Dalam kaitan kerja sama, Rabu (11/9), Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Isham Ahmad Abid Ats-Tsaqafy, mengunjungi kampus UIN untuk menjadi pembicara pada kuliah umum bertema Hubungan Indonesia – Arab Saudi, dan Visi 2030.

Kuliah umum di gedung rektorat dihadiri Rektor UIN SMH Banten Fauzul Iman bersama para wakil rektor, kepala biro, para dekan, dosen, dan perwakilan mahasiswa dari masing-masing fakultas.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Isham Ahmad Abid Ats-Tsaqafy yang menyampaikan kuliah umum berbahasa Arab secara umum mengungkapkan hubungan Arab Saudi dengan Indonesia yang terjalin sangat kuat dan kokoh dari berabad-abad lalu. Hubungan itu semakin erat sejak kunjungan Raja Salman tahun 2017 lalu ke Indonesia dan balasan kunjungan Presiden Joko Widodo ke Arab Saudi. Kerja sama kedua negara bukan hanya dalam bidang haji, juga ekonomi, tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi, banyaknya pelajar yang studi di Arab Saudi, dan khidmah-khidmah Arab Saudi untuk memajukan Indonesia.

Pada kesempatan itu, Dubes sangat terkesan karena kuliah umum yang lebih banyak audiens perempuan dibanding laki-laki. Ini pertanda orang Indonesia sangat memerhatikan perempuan. Sama halnya dengan visi Arab Saudi saat ini yang memberikan kesempatan kepada para wanitanya untuk lebih maju.

Rektor UIN SMH Banten Fauzul Iman menjelaskan, pihaknya berupaua meneruskan kerja sama yang sudah terbangun melalui Kedubes Arab Saudi. Kunjungan dubes Arab Saudi kali ini merupakan kunjungan ketiga.

“Dubes sebelumnya sudah pernah datang. Seperti Osama al Shuaibi, dubes sebelum Isham Ahmad Abid Ats-Tsaqafy,” ungkap Fauzul usai kuliah umum.

Menurutnya, Dubes Arab Saudi memberikan kuliah umum untuk merangsang mahasiswa belajar bahasa Arab dan mengencangkan niat belajar di Arab Saudi.

Mengenai kerja sama yang sudah terbangun, lanjut Fauzul, antara lain pemberian beasiswa kepada puluhan mahasiswa penghafal Alquran, hadiah haji dan umrah kepada beberapa dosen. Ia berharap kerja sama ini terus terjalin untuk memberikan manfaat kepada kedua belah pihak. (aas)