ULP Pandeglang Lelangkan 48 Proyek Senilai Rp50 Miliar

Asep Rahmat

PANDEGLANG – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat menargetkan minggu ini, 48 paket proyek bantuan keuangan (bankeu) sebesar Rp50 miliar selesai tender.

Saat ini, kata dia, puluhan paket yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), Dinas Kesehatan, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang itu sudah masuk tahap penawaran dan penentuan pemenang. “Minggu ini targetkan kita untuk proyek bankeu sudah selesai tender,” katanya kepada Radar Banten, Selasa, (13/8).

Asep tidak membantah adanya keterlambatan penayangan tender untuk proyek yang didanai bankeu tersebut. “Sebetulnya terlambat itu karena memang juklak (petunjuk pelaksana) dan juknis (petunjuk teknis) yang telat dikeluarkan, sehingga OPD (Organisasi Perangkat Daerah) pengelola belum bisa membuat dokumen kerja. Tetapi, kalau dibandingkan tahun 2018 lalu, tender bankeu tahun ini sedikit lebih cepat,” katanya.

Asep menjelaskan, setelah selesai tender dan ditentukan pemenang, OPD dan pihak ketiga bisa langsung melaksanakan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur yang didanai bankeu.

“Bagi yang sudah ada pemenangnya, kita serahkan lagi kepada OPD agar proyek yang ada bisa segera dikerjakan, dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, Asda Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Pemkab Pandeglang Indah Dinarsiani berjanji akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur. Tujuannya, kata dia, selain memastikan proyek dikerjakan dengan optimal, juga agar tidak ada kontraktor nakal yang mengerjakan proyek secara asal-asalan.

“Pengawasan sudah kita lakukan agar tidak ada kesalahan dan tidak merugikan Pemkab. Kalau ada pekerjaan yang tidak sesuai, masyarakat juga bisa melaporkan,” katanya. (dib/zis)