UMKM Kewalahan Terima Pesanan

0
527 views
Suasana syuting Pasar UMKM di Studio Banten TV, Graha Pena Radar Banten, Senin (11/5).

SERANG – Setelah berjalan beberapa hari penayangan program Pasar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bertajuk “Ayo Beli Produk UMKM’ di Banten TV, produk UMKM di Kabupaten Serang semakin laris. Para pelaku UMKM bahkan kewalahan menerima pesanan produknya dari masyarakat.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) UMKM pada Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang, Vita Agustini yang ditemui Radar Banten di lokasi syuting program acara Pasar UMKM di Banten TV, Graha Pena Radar Banten, Jalan Jl. Kol Tb Suwandi (Lingkar Selatan), Lontar Baru, Kota Serang, Senin (11/5).

Vita mengatakan, program Pasar UMKM sudah berjalan empat episode di Banten TV. Program yang digagas Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah itu, diakui Vita, menuai banyak perubahan bagi sektor UMKM. “Ternyata diam-diam Banten TV sudah membuat pemasaran UMKM semakin meningkat, banyak pesanan, ada yang kewalahan juga (pelaku UMKM menerima pesanan-red) ,” ungkap Vita.

Disebutkan Vita, berbagai produk banyak dipesan oleh konsumen, baik secara langsung saat acara live maupun setelah acara. Terutama produk olahan makanan. Menurutnya, pemesanan sesuai dengan momentum Ramadan. “Pas shooting ada yang telepon pesan, setelah shooting juga masih ada yang order,” ujarnya.

Menurut Vita, setelah produk UMKM di promosikan melalui Banten TV semakin dikenal masyarakat. Bukan hanya dikenal oleh masyarakat Kabupaten Serang, melainkan juga daerah lainnya di luar Banten. “Orang-orang di luar jadi mengenal produk kita,” ucapnya bangga.

Salah satu pelaku UMKM, Siti Nurasiah mengaku senang karena saat shooting mempromosikan produknya di Banten TV langsung mendapat pesanan dari penelepon. Nurasiah pun mengaku, baru pertama kali mengikuti proses shooting di TV. Nurasiah sendiri memasarkan produk olahan makanan kue lapis yang terbuat dari ketan khas Kecamatan Anyar. “Saya rasa ini program yang sangat bagus, harus terus digalakkan pemerintah untuk mendukung produk lokal. Semoga melalui program ini, produk kita bisa lebih dikenal lebih luas lagi,” harapnya. (jek/zai)