Unik, Petani Asal Citangkil Tanam Padi di Pipa

0
486

CILEGON – Hal unik serta kreatif ditunjukkan oleh Muharoni, petani di Lingkungan Sondol, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon dengan menanam padi di media pipa berbahan plastik.

Hal itu menjadi bukti jika gencarnya serbuan investasi di Kota Cilegon yang berimbas pada berkurangnya lahan pertanian tak bisa membuat masyarakat berhenti bertani.

Tak hanya menanam padi, petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sondol Jaya itu juga berhasil memanfaatkan area lahan sempit seluas 40 meter persegi untuk berternak ikan lele.

Bertani sekaligus berternak itu dilakukan Muharoni dengan cara membuat kolam terpal dengan dimensi 12×2 meter persegi. Di kolam itu lah ia berternak lele.

Kemudian, di atas kolam, Muharoni meletakan sejumlah pipa yang disangga menggunakan baja ringan. Pipa tersebut telah dilubangi dengan jarak tertentu antar lubang. Di lubang itu lah padi ditanam oleh Muharoni.

Keberadaan kolam dibawah ladang pipa itu bertujuan sebagai sistem pengairan. Secara sistematis Muharoni mengairi sawah pipanya itu dari air kolam terpal menggunakan pompa listrik.

Hasilnya, Muharoni berhasil menanam padi varietas Ciherang menggunakan metode yang disebut dengan istilah hidroganik tersebut.

“Dengan cara ini tidak perlu banyak biaya untuk padi dan pakan ikan, lebih murah dan sederhana,” ujarnya.

Dijelaskan Muharoni, metode dan alat-alat pertanian canggih itu ia dapatkan dari Pemerintah Provinsi Banten. Ia menjadi percontohan bagi warga agar mampu bercocok tanam di lahan yang sempit dan terbatas.

Selain lebih murah, sistem itu menurut Muharoni membuat pertumbuhan padi dan ikan lebih cepat dibandingkan dengan sistem pertanian tradisional.

“Ikan 1,5 bulan ini baru habis pakan 10 kilogram saja, karena selain ditambah pakan, ikan juga mendapat nutrisi ddari padi yang sirkulasi airnya dialirkan melalui pipa,” ujarnya

Karena itu, Muharoni berharap, masyarakat lain mau ikut menggunakan sistem pertanian dan peternakan tersebut agar bisa mandiri dari persoalan pangan. (Bayu)