UNIS Gandeng Brawijaya Dorong Tingkatkan SDM Pengajar

0
83

TANGERANG – Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang melakukan kerja sama dengan Universitas Brawijaya dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian dan peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antara kedua universitas tersebut belum lama ini.

Rektor UNIS Tangerang Mustafa Kamil mengatakan, kerja sama dengan Universitas Brawijaya dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di UNIS Tangerang. “Melalui kerja sama ini kami meminta Universitas Brawijaya dapat membina UNIS, terutama dalam meningkatkan mutu pendidikan,” kata Kamil, Minggu (8/9).

Dikatakannya, kerja sama dengan Brawijaya ke depannya dapat lebih luas tak hanya di pembelajaran, penelitian, pendidikan dan pengabdian masyarakat saja namun ke bidang lainnya. Apalagi ketika standar akreditasi nasional berubah menjadi 4.0 begitu sulitnya dalam mengisi borang (formulir-red) karena persyaratan mendatangkan profesor dari kampus besar. “Suatu saat kami meminta profesor agar ditugaskan di UNIS dapat diberikan keleluasaan mendatangkan profesor dari Brawijaya ke UNIS ,” ujarnya.

Sedangkan Rektor Universitas Brawijaya, Nuhfil Hanani menyambut baik kerja sama dengan UNIS Tangerang. Kata dia, Brawijaya membuka kerja sama seluas-luasnya dengan berbagai institusi termasuk institusi pendidikan. “Era 4.0 ini era nya bukan bersaing lagi tapi era kerja sama. Brawijaya sampai saat ini sudah melakukan 900 kerja sama dengan institusi dari dalam maupun luar negeri,” ungkapnya.

Melalui kerja sama kedua Universitas, Nuhfil berharap dapat saling bertukar ilmu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Apalagi saat ini Brawijaya juga diwajibkan untuk membina perguruan tinggi dibawahnya atau disebut juga dengan perguruan tinggi asuh.

Dalam kesempatan, salah satu dosen UNIS Asep Ferry Bastian berbagi pengalamannya dimana dia berhasil mempertahankan penelitian disertasi bidang ilmu manajemen di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur saat sidang terbuka Ujian Akhir Disertasi (UAD).

Menurutnya penelitian dengan studi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten tahun 2017 itu bertujuan menguji dan membuktikan secara empiris pengaruh merketing mix politik terhadap keputusan memilih kepala daerah melalui persepsi nilai dan positioning sebagai variabel intervening.

“Secara teoritis hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya dan melengkapi khazanah ilmu pengetahuan di bidang manajemen terutama teori political marketing, Sehingga dapat bermanfaat bagi akademisi dan praktisi,” ujarnya. (one/adm)