Urai Kemacetan, Pemkot Tangerang Renovasi 8 Jembatan

TANGERANG – Pemkot Tangerang sedang merenovasi delapan jembatan yang tersebar di berbagai wilayah. Warga diminta menghindari sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi perbaikan jembatan untuk menghindari kemacetan.

Meski demikian, dinas perhubungan (Dishub) setempat telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas dengan rute jalan alternatif. Diperkirakan, proses renovasi akan berlangsung hingga akhir tahun ini.

Kepala Bidang (Kabid) Lalulintas Dishub Kota Tangerang Andika Nugraha mengutarakan, dari hasil rapat dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) proses perbaikan jembatan akan rampung Desember mendatang.

“Makanya, kita akan lakukan pengalihan arus sampai dengan Desember mendatang. Rekayasa pengalihan arus lalu lintas tersebut dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan serta kemacetan panjang,” katanya kepada Radar Banten saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu (13/10).

Dishub juga akan mengupayakan kendaraan tetap berjalan dan tidak ada pemberhentian akibat adanya proyek jembatan yang saat ini sedang berjalan. “Selama proyek jembatan ini kendaraan padat itu sudah pasti. Warga diminta untuk bisa mencari jalur alternatif jika tidak ingin melintas di jalan yang saat ini sedang ada proyek jembatan,” ungkapnya.

Andika menuturkan tidak ada personel Dishub khusus untuk mengatur pengalihan arus di titik-titik pembangunan jembatan. Soalnya, personel Dishub terbatas. “Kami mempunyai personel sekira 240 orang. Itu dibagi-bagi di beberapa wilayah. Kami akan menggunakan sistem 2 shift, jika terjadi kepadatan dan perlu penebalan personel maka kita akan tambah,” jelasnya.

Andika meminta, agar masyarakat Kota Tangerang bisa bekerjasama dengan mengikuti arahan petugas yang ada di lokasi untuk mengurangi kepadatan lalulintas. “Kami minta masyarakat tidak parkir sembarangan sehingga menjadi simpul-simpul kepadatan lalulintas,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dishub Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, pihaknya telah mensosialisasikan rekayasa pengalihan arus akibat pembangunan jembatan. “Selain menyiagakan petugas di lokasi pembangunan jembatan untuk memberi tahu penguna jalan, kami juga sosialisasikan melalui Instagram baik milik Dishub ataupun milik OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lainnya,” pungkasnya. (one/asp)