Urusan Aset, Pemkot Cilegon Diminta Jangan Gegabah

0
1880

CILEGON – Gelombang kritikan tentang rencana pelimpahan aset Jalan Lingkar Selatan (JLS) dari Pemkot Cilegon ke Pemprov Banten terus bergulir.

Anggota DPRD Kota Cilegon dari Fraksi PPP-Demkorat Rahmatulloh mengingatkan Walikota Cilegon Helldy Agustian agar tidak gegabah dalam persoalan aset.

Sebagai kepala daerah, Helldy dinilai harus mengkaji nilai positif dan negatif dari rencana penyerahan aset tersebut. Jangan hanya karena menilai tingginya biaya perawatan yang dikeluarkan untuk jalan tersebut.

“Kita juga perlu menghitung nilai pendapatan yang ada di JLS, Pemkot juga perlu menghitung ulang karena nilainya, harus berhitung secara jelas, jangan gegabah,” ujar Rahmatulloh, (25/3).

Rahmatulloh juga menyinggung nilai historis dari jalan tersebut. Menurutnya, pemerintah terdahulu termasuk legislatif di dalamnya, berjuang keras demi membangun jalan tersebut dengan tujuan memecah kemacetan di pusat kota serta menghidupkan perekonomian di wilayah yang dilintasi jalan tersebut.

“Ketika terwujud dengan memakan anggaran luar biasa dan perjuangan luar biasa, kenapa hari ini ada wacana pelepasan aset tersebut,” ujarnya.

Jika sekadar persoalan biaya pemeliharaan, menurutnya pemerintah bisa mengupayakan meminta bantuan dari Pemprov Banten dan pemerintah pusat. (Bayu mulyana)